Setu, bidiktangsel.com - Dalam upaya menumbuhkan budaya menabung serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah, Permata Bank kembali menghadirkan program Permata CERITA 2025 (Cinta dan Edukasi daRI kiTA).
Kegiatan ini digelar serentak di 23 kota di Indonesia, termasuk di Tangerang Selatan, sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan Permata Hati – CSER & Sustainability for Social Impact.
Lebih dari 500 karyawan Permata Bank berpartisipasi sebagai Employee Volunteers (EVO), menjadi penggerak utama dalam menyebarkan literasi keuangan dan edukasi lingkungan ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB).
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menjelaskan bahwa Permata CERITA merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
“Selain mendukung program dari OJK dan Bank Indonesia, kami berharap CERITA dapat memberikan nilai tambah dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan keuangan yang memadai serta kesadaran melestarikan lingkungan sejak dini,” ujarnya dalam siaran pers resmi.
Meliza menambahkan, Permata CERITA juga menjadi bagian dari upaya strategis mendukung implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51 Tahun 2017 tentang Keuangan Berkelanjutan, dengan menanamkan tanggung jawab sosial dan literasi keuangan sejak usia dini agar tercipta masyarakat yang inklusif dan berdaya secara ekonomi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan, Didin Sihabudin, S.Pd., M.Si, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai program Permata CERITA sejalan dengan kebutuhan peningkatan literasi anak-anak di Tangsel.
“Kami berharap dukungan dari Permata Bank ini dapat mendorong minat belajar dan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya pengelolaan keuangan serta pelestarian lingkungan,” ujarnya saat kegiatan di SD Negeri Batan Indah, Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibekali panduan MODul finansiAL (MODAL), yang disesuaikan dengan tingkat usia.
Modul ini membantu mereka memahami konsep dasar keuangan dan perbankan secara sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk dalam RUU Hak Cipta
Selain belajar teori, siswa juga diajak bermain melalui Permainan Simulasi Ular Tangga, agar materi dapat dipahami secara menyenangkan.
Artikel Terkait
Kadis DLH Serang di Pusaran Skandal Lingkungan: Dari Limbah Industri hingga Sampah Lintas Daerah
BPK Temukan Kejanggalan Proyek Jalan Ciparay–Cikumpay, FBSB Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Dinas PUPR Banten
Semua Izin Lengkap, Pengembang Balboa Tegaskan Legalitas Pembangunan di Ciputat Sesuai Prosedur
Pemerintah Wacanakan 100 Ribu Kuota Magang Bergaji untuk Percepat Penyerapan Tenaga Kerja Muda
Warga Keluhkan Penutupan Jalan Gelatik RT 001/03 Ciputat, Lurah Sawah Fasilitasi Mediasi Tanpa Kepentingan Pribadi