Baca Juga: Salah Satunya Diminta Kembali ke Barak, Kapuspen TNI Respons 17+8 Tuntutan Rakyat
Menurutnya, seni tari lokal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“Di tengah maraknya budaya luar yang sering tidak sesuai dengan nilai bangsa, seni tari menjadi benteng untuk memperkenalkan kearifan lokal. Kita harus bangga dengan budaya sendiri,” ujarnya.
Penilaian evaluasi dilakukan oleh dewan juri, di antaranya Bunga Perdana dari Sanggar Tari Wahana Cipta serta Tri Wahyusri, alumni Fakultas Seni Tari IKIP Jogja.
Para penari dinilai berdasarkan kekompakan, performa, mental, serta kostum, dengan tingkatan dasar, madya, hingga mahir.
Evaluasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan menari para peserta, tetapi juga membuka peluang prestasi akademik melalui jalur seni budaya, sekaligus memperkuat pelestarian kearifan lokal di Kota Tangerang Selatan.
(***)
Artikel Terkait
Segerakan UU Perampasan Aset, Copot Kapolri, dan Revisi UU Polri
Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Drainase untuk Atasi Banjir di Tangsel
Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw, Pemkab Serang Gelar Istighosah
6 Poin Hasil Pertemuan Pimpinan DPR dengan Ketua Fraksi: Dari Pemangkasan Tunjangan hingga Nasib Anggota Nonaktif
Anggota DPR Terima Take Home Pay Rp65,5 Juta Usai Pemangkasan Tunjangan