Bidiktangsel.com – Trotoar di sekitar Masjid Islamic Center, Jalan Jenderal Sutopo, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali menjadi sorotan publik.
Bukannya menjadi jalur aman dan nyaman bagi pejalan kaki, trotoar di kawasan tersebut justru berubah fungsi menjadi lapak liar pedagang kaki lima (PKL), dengan kondisi yang semrawut, kotor, dan rusaknya infrastruktur pendukung.
Ketua RT 10 setempat, Santoso Junaidi, menyampaikan kegeramannya terhadap kondisi trotoar yang menurutnya sangat memprihatinkan.
Ia menyayangkan tidak adanya pengawasan dan perawatan dari pihak terkait, sehingga trotoar yang sejatinya dibangun untuk masyarakat malah disalahgunakan.
“Awalnya sudah bagus, cuma ini nggak ada perawatan. Banyak sampah di pojok, dan PKL makin menjamur,” tegas Santoso saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: EDITORIAL: Banten Maju, Adil Merata, dan Tidak Korupsi, Saatnya Merealisasikan Janji Sekolah Gratis
Ia mengungkapkan, para pedagang nekat berjualan tepat di atas saluran air, sehingga banyak gorong-gorong rusak dan bahkan jaringan listrik ikut terdampak.
Beberapa titik saluran air tampak mampet, dan pagar pengaman yang dibangun untuk keselamatan justru rusak parah akibat aktivitas liar.
“Harusnya jalan untuk jalan, bukan buat jualan. Gorong-gorong rusak, kabel-kabel listrik terganggu, ini bahaya,” ujarnya dengan nada kecewa.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Tangsel, SDABMBK Kerahkan Pompa Portable Atasi Banjir di Sejumlah Titik
Santoso bahkan mengaku telah melaporkan kondisi ini ke DPRD Kota Tangsel, berharap ada tindak lanjut nyata dari pemerintah kota melalui dinas terkait.
Kritik DPRD Tangsel: Perda Banten Harus Ditegakkan!
Menanggapi keluhan warga, Anggota DPRD Kota Tangsel, Alex Prabu, menegaskan bahwa keberadaan PKL di jalur pedestrian adalah bentuk pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten. Ia meminta Dinas Perhubungan dan Satpol PP Tangsel segera turun tangan.
Artikel Terkait
Warga Pondok Pucung Kawal Proyek Long Storage: Transparansi dan Partisipasi Jadi Kunci Sukses
APBD Perubahan 2025 Tangsel Prioritaskan Penanganan Banjir, Pendidikan, dan Kesejahteraan Warga
Warga Kencana Loka Blokir Proyek Yayasan Tak Ber-IMB, Tuding Jadi Pemicu Banjir
Blokade Warga Kencana Loka Dibongkar Paksa, Proyek Beth Shalom di Serpong Diduga Pemicu Banjir
Editorial: Menata Arah Pembangunan Provinsi Banten — Sekarang, Esok, dan Nanti