Pondok Aren, bidiktangsel.com — Rencana pembangunan proyek infrastruktur long storage di wilayah RW 06 Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, tengah menjadi sorotan publik.
Kekhawatiran yang sering dialami warga komplek PPI II dan merupakan perumahan tertua di wilayah Pondok Aren tersebut, kini perlahan mulai berangsur mendapatkan secercah harapan baru yakni dapat mengendalikan banjir serta menurunkan kedalaman genangan air disaat hujan turun.
Baca Juga: Menteri UMKM Maman Abdurrahman Klarifikasi ke KPK: Satu Rupiah pun Tak Gunakan Uang Negara
Proyek yang bertujuan menanggulangi banjir musiman itu kini diawasi ketat oleh warga bersama para pemangku kepentingan, mulai dari pengurus RW, RT, Satgas Banjir, kontraktor, hingga konsultan teknis dibawah pengawasan dinas SDABMBK Tangsel.
Proyek ini dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah melalui dana pajak masyarakat, sehingga transparansi dan keterlibatan publik menjadi bagian penting dari proses pelaksanaannya.
Dalam dialog terbuka rencana tehnis yang digelar di Balai Warga di lingkungan RW setempat, Ketua RW 06 mengajak seluruh warga untuk turut mengawasi pelaksanaan proyek.
“Karena ini proyek dari pemerintah, dari pajak kita, yuk kita awasi sama-sama. Kami tidak ingin ada hal yang membahayakan warga, apalagi soal pemakaian material tajam seperti besi potong ataupun kayu,” ujarnya.
Baca Juga: Wah Gawat! Polisi Grebek Gudang Penampung Barang Kedaluwarsa di Serpong
Ia menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya tanggung jawab pelaksana, tetapi juga tergantung kepedulian warga. Pasalnya, kegiatan tersebut akan menghabiskan anggaran senilai hampir Rp. 3 Miliar rupiah.
“Kalau ada pekerja yang kerja asal-asalan, mohon segera disampaikan agar kita dapat saling mengingatkan. Akan kami kita tindak secara bijak.” ucap TB.Rais, Humas sekaligus penanggung jawab lapangan.
Kontraktor CV. Sumur Ranje: “Kami Siap Bekerja Profesional dan Bersinergi dengan Warga”
Perwakilan pelaksana dari CV. Sumur Ranje melalui E catalog selaku kontraktor pelaksana kegiatan pembangunan long storage tahun 2025, mengklaim pihaknya siap menjalankan pembangunan sesuai spesifikasi teknis dan peraturan.
Baca Juga: Realisasi Investasi Triwulan I 2025 di Tangsel Lampaui Target, Sinyal Positif Bagi Iklim Usaha
“Kami sudah kontrak, proyek ini akan berlangsung selama 180 hari kerja sejak 19 Juni 2025. Semua pekerjaan akan kami lakukan dengan standar teknis yang telah ditetapkan. Justru kami ingin upayakan untuk kebut pekerjaan ini secepat cepatnya,” ujarnya.
Artikel Terkait
Nasib 6.139 PPPK Tangsel: Antara Harapan Pengakuan dan Tantangan Keadilan
BPK Temukan 209 Unit Aset Hilang, Sekretariat Daerah Tangsel Jadi Sorotan: Potensi Kerugian Capai Rp1,99 Miliar
Warga Sekitar SMAN 3 Tangsel Demo Damai Tuntut Keadilan Penerimaan SPMB Online 2025
PWI Tangsel Rayakan HUT Bhayangkara Ke-79, Perkuat Sinergitas dengan Polres Tangerang Selatan
Kanwil DJP Banten dan Gubernur Andra Soni Sinergi Gali Potensi Ekonomi Daerah