Pemkot juga berencana membongkar jembatan yang menyempitkan aliran di Jalan Delima (Pasar Maharta), mengeruk kolam retensi, dan melakukan penataan saluran drainase lingkungan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta).
Koordinasi lintas wilayah dengan Pemerintah Kota Tangerang juga terus dilakukan untuk mendukung normalisasi Kali Serua.
“Kami mengajak warga untuk turut aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar saluran air dan rumah pompa. Peran serta masyarakat sangat krusial agar fasilitas pengendali banjir dapat bekerja optimal,” tegas Robbi.
Baca Juga: PWI Pusat Dukung Program Rumah Bersubsidi untuk Wartawan, Tegaskan Tak Ganggu Independensi Pers
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Eka Pribawa, menambahkan bahwa dalam jangka menengah, pemerintah menyiapkan pembangunan longstorage, polder skala kawasan, serta kolam tampungan air melalui kerja sama dengan pengembang perumahan.
“Kami ingin memastikan bahwa kawasan Maharta benar-benar terbebas dari ancaman banjir melalui pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan,” jelas Eka.
Melalui upaya lintas sektor ini, Pemerintah Kota Tangsel berharap dapat memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat dari bencana banjir sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan. (***)
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Telusuri Kematian Wartawan Situr Wijaya, 13 Orang Sudah Diperiksa
Bawaslu Apresiasi SE Bupati Serang Jadikan PSU Pilkada 2024 Sebagai Hari Libur
Wakil Bupati Tangerang Minta PSM Bantu Penyaluran Bantuan Sosial agar Tepat Sasaran
Kejati Banten Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Pengelolaan Sampah di Tangsel
Marak Pencurian Kabel Telkom, PT. Mukti Mandiri Lestari Beri Peringatan Tegas kepada Oknum Tak Bertanggung Jawab