Baca Juga: Calon Paskibraka Kabupaten Serang 2025 Jalani Tes Akhir Seleksi Kepribadian
Lebih lanjut, Raja Juli Antoni menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaku usaha yang berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.
Jika terdapat regulasi yang menghambat upaya konservasi, pihaknya siap melakukan evaluasi agar program ini dapat berjalan dengan lancar.
"Bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam pelestarian satwa dan lingkungan, kami 100 persen mendukung. Jika ada regulasi yang justru menghambat upaya tersebut, silakan laporkan kepada kami," tegasnya.
Baca Juga: Dirut Pertamina Patra Niaga Jadi Tersangka Korupsi Minyak Mentah, Negara Rugi Rp193,7 Triliun
Dengan diresmikannya Aviary Park Indonesia, diharapkan kawasan ini tidak hanya menjadi destinasi wisata tetapi juga pusat konservasi satwa yang berkelanjutan.
Pilar Saga Ichsan optimistis bahwa tempat ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Insyaallah kita bersama-sama mendukung Aviary Park agar terus maju. Selain menjadi tempat wisata dan bisnis, tujuan utama dari tempat ini adalah konservasi satwa. Ini adalah misi yang sangat mulia," pungkas Pilar.
Baca Juga: Kasus Korupsi Impor Minyak: Skandal Rp139 Triliun yang Bikin Boncos RI
Masyarakat Tangerang Selatan kini memiliki ruang hijau baru yang dapat dinikmati sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan satwa.
Dengan sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas, Aviary Park Indonesia diharapkan menjadi contoh sukses dalam konservasi urban yang berkelanjutan. (***)
Artikel Terkait
Kemal Pasya Klarifikasi Status TPST Abu & Co: Kami Berkontribusi, Bukan Penyebab Masalah Sampah
Lurah Serua Indah Klarifikasi Isu Transaksi Suara dalam Pemilihan Ketua RW
Kepala BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Bulan Ramadhan
Tepis Isu Pertamax Oplosan, Pertamina Pastikan BBM Sesuai Standar
'Kabur Aja Dulu' Menggema di Media Sosial: Aspirasi atau Pelarian?