Artikel - Generasi Z (kelahiran tahun 1997 - 2012) merupakan generasi yang sangat terhubung dengan teknologi dan memiliki akses yang luas ke informasi dan konten digital. Mereka tumbuh dengan smartphone, media sosial, dan platform digital lainnya. Gen Z juga sering dianggap sebagai generasi yang lebih inklusif, toleran, dan lebih sadar akan isu-isu sosial dan lingkungan.
Hal itu dikarenakan oleh Gen Z adalah generasi yang tumbuh dalam era teknologi yang maju, mereka memiliki kecakapan teknologi yang tinggi dan terbiasa dengan perubahan yang cepat. Mereka juga sering dianggap sebagai konsumen yang cerdas dan paham teknologi, serta memiliki harapan yang tinggi terhadap pengalaman digital yang inovatif.
Perkembangan teknologi telah memberikan generasi Z akses ke berbagai peluang, informasi, dan pengalaman yang sebelumnya tidak tersedia. Mereka tumbuh dengan kecakapan teknologi yang tinggi dan terbiasa dengan perubahan yang cepat dalam teknologi. Namun, juga penting bagi generasi Z untuk mengembangkan pemahaman yang seimbang dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi serta memanfaatkannya secara positif untuk pertumbuhan pribadi dan profesional.
Baca Juga: Peningkatan Literasi Digital Siswa SMP Melalui Game Edukatif Berbasis Teknologi
Salah satu perkembangan yang signifikan dalam bidang pendidikan adalah penggunaan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Pembelajaran melalui AI, atau pembelajaran mesin, adalah metode di mana komputer dan algoritma digunakan untuk membantu proses pembelajaran dan pemahaman.
Pemanfaatan AI dalam pembelajaran dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran, serta memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih personal dan adaptif bagi setiap siswa.
Kegiatan PMKM yang dilaksanakan di Yayasan Harun Ar-Rasyid pada tanggal 05 Oktober 2023 bertempat di Kp. Palias Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Dihadiri oleh Ketua Yayasan dan diikuti oleh 50 peserta yaitu siswa/i kelas 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Yayasan Harun Ar-Rasyid. Kegiatan PMKM ini diselenggarakan oleh Mahasiswa aktif Universitas Pamulang yang terdiri dari Dito Satrio selaku Ketua Pelaksana, Engelina Jismaneri, Marcel, dan Naila Nazatul Qomariah selalu anggota serta didampingi oleh ibu Meta Nursita, S.E., M.Ak. selaku Dosen Universitas Pamulang.
Baca Juga: Disnaker Kota Tangerang Fasilitasi Perekrutan 100 Pelamar Kerja
Tujuan diadakannya sosialiasi ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa/i binaan Yayasan Harun Ar-Rasyid mengenai perubahan metode pembelajaran yang awalnya dengan cara yang sederhana menjadi lebih modern, efektif, dan efisien dengan memanfaatkan teknologi berupa Artificial Intelligence (AI). Sehingga, diharapkan mereka dapat mendapatkan materi pembelajaran yang lebih lengkap dan tidak cepat merasa bosan dalam belajar.
Pembelajaran melalui AI memiliki keuntungan yang besar bagi generasi Z, mulai dari menyesuaikan materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa/i, menerima umpan balik yang lebih cepat dan lengkap, belajar menjadi lebih mudah dipahami karena ada fitur yang lebih ringan seperti permainan (games), dan hal lainnya yang berkaitan dengan mudahnya mengakses informasi terutama materi pembelajaran tanpa adanya batasan tempat dan waktu tertentu. Contoh penerapan AI dalam menunjang pendidikan yaitu Asisten Virtual, Deteksi Plagiarisme, Bahasa Asing, dan lain-lain.
Selain itu, penerapan AI dalam pendidikan dapat membantu para guru dalam mengevaluasi kinerja siswa, meningkatkan interaksi antara guru dan murid secara jarak jauh, memudahkan dalam membuat materi pembelajaran, serta guru dapat mengetahui apakah ada yang berlaku curang dengan menyalin seluruh tugas tanpa dikembangkan kembali oleh para murid.
Baca Juga: PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Dalam Penggunaan Barang Bekas Dilingkungan Rumah Sekitar
Para Mahasiswa juga memaparkan bahwa AI memiliki dampak negatif yaitu terlalu bergantung kepada teknologi sehingga mengakibatkan para murid kehilangan kemampuan dalapm memecahkan masalah, berpikir kritis, dan belajar mandiri, mengurangi interaksi sosial antara siswa, tidak dapat memberikan dukungan emosional seperti guru, dan menghambat kesempatan siswa generasi Z dari kelompok rentan atau minoritas untuk mendapatkan pendidikan yang setara.
AI terus berkembang dan menjadi bagian yang semakin penting dalam kehidupan sehari-hari, membawa dampak signifikan dalam berbagai bidang dan memberikan peluang baru untuk inovasi dan kemajuan teknologi. Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan tetap diawasi dan diatur dengan baik untuk menjaga privasi dan keamanan data siswa, serta memastikan bahwa manusia tetap berperan penting dalam pengalaman pembelajaran.
Artikel Terkait
PKM Unpam, Membentuk Kreativitas Anak Dalam Pengenalan Warna
PKM Unpam, Pengabdian Mahasiswa Di Taman Bacaan Masyarakat Kolong Fly Over Ciputat
PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Pada Anak Pasca Pandemi Dengan Memanfaatkan Limbah Di Sekitar
PKM Unpam, Pengenalan Dasar Pajak Penghasilan dan Cara Membuat NPWP Online
PKM Unpam, Nasi Harga Mahasiswa Solusi Praktis Meningkatkan Konsumsi Makanan di Lingkungan Kampus