Artikel - Di era digital sekarang yang terus berkembang, teknologi telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari kita. Perkembangan pesat dalam bidang teknologi informasi, komunikasi, dan otomasi telah mengubah cara kita bekerja, berkomuniasi, dan bersosialisasi. Dari perangkat pintar hingga kecerdasan buatan, teknologi telah membuka peluang baru dan menantang kita untuk beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung begitu cepat.
Kegiatan PMKM yang dilaksanakan di Yayasan Harun Ar-Rosyid pada tanggal 5 Oktober 2023 bertempat di Jl. Muncang, Kp. Palias Rabak, Kec. Rumpin, Kab. Bogor, diikuti oleh 40 peserta yaitu anak-anak Yayasan Harun Ar-Rosyid. Pembahasan materi PMKM ini diselenggarakan oleh mahasiswa aktif Universitas Pamulang yang terdiri dari Dinda Safitri N.BTR, M. Aldi, M. Refi Eka Putra, dan Zahra Ramadanti, serta diawasi dan dibimbing oleh Ibu Meta Nursita, S.E., M.Ak. selaku Dosen Universitas Pamulang.
Baca Juga: Disnaker Kota Tangerang Fasilitasi Perekrutan 100 Pelamar Kerja
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap siswa-siswi Yayasan Harun Ar-Rosyid terhadap penerapan IPTEK dan pemanfaatn digital dengan harapan dapat menambah ilmu pengetahuan mereka. Dengan mempelajari IPTEK, dapat merancang teknologi yang memperkuat kehidupan sosial dan kesejahteraan manusia dengan memanfaatkan sisi positifnya di kehidupan sehari-hari dan meminimalkan dampak negatifnya.
Pada kegiatan ini, mahasiswa menjelaskan tentang peningkatan literasi melalui game edukatif yang akan membantu dalam meningkatkan literasi dan memperkuat ilmu pengetahuan mereka sehingga berdampak positif pada kehidupan sosial dan kesejahteraan manusia. Dampak negatif penggunaan game edukatif diantaranya yaitu ketergantungan pada teknologi, kurangnya keterampilan kritis, gangguan terhadap fokus, isolasi sosial, konten yang tidak memadai, ketidaksetaraan akses. Untuk mengantisispasi dampak negatif tersebut dapat dilakukan beberapa hal diantaranya yaitu memilih game yang sesuai, memantau waktu bermain, memilih game yang mendidik, melibatkan orang tua atau pengajar, menjelaskan dampak positif dan negatif, memperhatikan perilaku dan perubahan, memprioritaskan aktivitas fisik, serta menggunakan game sebagai alat pembelajaran.
Baca Juga: Penjabat Kepala Desa Cengklong Sulap Lahan Pembuangan Sampah Liar Jadi Lahan Penghijauan
Pada saat penyampaian materi, para peserta sangat berkonsentrasi dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh mahasiswa. Ketika materi telah selesai disampaikan, banyak peserta yang ingin bertanya kepada mahasiswa dan menjawab pertanyaan dari mahasiswa. Para peserta juga dapat mengetahui apa itu literasi digital dan aplikasi apa saja yang dapat meningkatkan minat baca para pelajar di zaman modern ini. Tidak lupa juga memberikan hadiah kepada para peserta yang berani untuk tampil di depan kelas dan menjawab pertanyaan dari mahasiswa. Saat menjelang akhir acara, para peserta dipersilahkan untuk tampil di depan kelas dan mengutarakan pesan dan kesannya selama kegiatan PMKM berlangsung. Kebanyakan peserta sangat sedih dan tidsk ingin berpisah dengan para mahasiswa.
Mari kita gunakan aplikasi game edukatif secara bijak dan efisien untuk menghindari segala dampak negatif yang mungkin akan terjadi agar dapat memaksimalkan manfaatnya.
Ditulis oleh : Dinda Safitri N.BTR
Artikel Terkait
PKM Unpam, Nasi Harga Mahasiswa Solusi Praktis Meningkatkan Konsumsi Makanan di Lingkungan Kampus
PKM Unpam, Pengenalan Dasar Pengelolaan Keuangan Pada Anak-Anak Di Yayasan Aruna Surya Bestari
PKM Unpam, Membantu Pemula UMKM Dalam Peningkatan Laba Operasional Karang Taruna Beji Depok
PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Dalam Penggunaan Barang Bekas Dilingkungan Rumah Sekitar
PKM Unpam, Ajak Siswa Madrasah Aliyah Darul Hikmah Tingkatkan Literasi Melalui Membaca Cerpen Bahasa Inggris