Baca Juga: PWI Tangsel Rayakan HUT Bhayangkara Ke-79, Perkuat Sinergitas dengan Polres Tangerang Selatan
“Coretax akan menjadi garda utama dalam era digitalisasi layanan pajak. Mahasiswa perlu membekali diri dengan pemahaman sistemik sejak dini agar mampu beradaptasi dengan ekosistem perpajakan yang semakin kompleks,” ungkap Ali dalam paparannya.
Melengkapi sesi pemaparan, Thio Helny, S.Ak., M.Akt. dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), hadir untuk memberikan perspektif praktis mengenai tantangan dan peluang penerapan Coretax dari sisi konsultan pajak.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, akademisi, dan praktisi dalam menyukseskan transformasi digital perpajakan nasional.
Baca Juga: Warga Sekitar SMAN 3 Tangsel Demo Damai Tuntut Keadilan Penerimaan SPMB Online 2025
Seminar yang dipandu oleh moderator mahasiswa Renjani, Risnawati, berlangsung dinamis.
Diskusi interaktif, tanya jawab yang penuh antusiasme, serta hiburan seni mahasiswa—seperti puisi musikal, tari, dan monolog—menambah semarak acara. Sesi pembagian doorprize dan foto bersama menjadi penutup yang menggembirakan.
Melalui kegiatan ini, DJP Banten menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan guna membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap kewajiban perpajakan.
“Kami berharap seminar ini dapat membuka wawasan generasi muda bahwa masa depan perpajakan ada di tangan mereka. Pemahaman terhadap sistem seperti Coretax adalah fondasi menuju ekosistem pajak yang modern, transparan, dan berintegritas,” tutup Ali Mochamad Sofi’i. (***)
Lewat Seminar di Universitas Al-Khairiyah, DJP Banten Tekankan Pentingnya Coretax System bagi Generasi Muda
???? Keyword Utama SEO: Pemahaman Coretax, Digitalisasi Perpajakan, Coretax System, DJP Banten, Seminar Perpajakan Mahasiswa