Tangerang, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony P menerima kunjungan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan V di Ruang Rapat Wareng Gedung Kantor Bupati Tangerang, Selasa (17/10/23).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari strategi kebijakan pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Tangerang mengucapkan selamat datang dan mengapresiasi kunjungan peserta pelatihan.
Baca Juga: Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Kabupaten Tangerang Luncurkan UPTD PPA
"Selamat datang kepada para peserta visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat dua, angkatan lima di Kabupaten Tangerang dan suatu kehormatan tersendiri bagi kami dipilih menjadi lokus studi yang bertema Strategi Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Kemiskinan," ucap Pj Andi Ony.
Ia mengatakan, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang.
"Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan di Kabupaten Tangerang pada tahun 2022 sebesar 6,92% atau turun sekitar 0,2% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 7,12%," kata Andi Ony.
Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan, di antaranya melalui program PKH, BPNT, dan bantuan sosial lainnya.
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Tangerang Luncurkan Program Garasi Gemilang untuk Cegah Anemia Remaja Putri
"Kami juga telah melakukan upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui program-program pemberdayaan ekonomi," ujarnya.
Sementara itu, Agung Basuki dari BPSDM Banten mengatakan, kunjungan peserta pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang strategi kebijakan pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan.
"Ada dua subtema yang akan menjadi kajian selama dalam melaksanakan visitasi di Kabupaten Tangerang, yaitu strategi penurunan kantong kemiskinan untuk pengentasan kemiskinan dan yang kedua strategi peningkatan pendapatan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan," ungkap Agung.
Ia berharap, kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi peserta pelatihan dan dapat diterapkan di daerah masing-masing. (***)