Tinjau Banjir di Carenang, Bupati Ratu Zakiyah Pastikan Tidak Ada Warga Kekurangan Makanan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 29 Januari 2026 | 02:13 WIB
Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah mengaku prihatin atas bencana banjir yang melanda 3 Desa yakni, Mekar Sari, Pamanuk dan Desa Carenang.
Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah mengaku prihatin atas bencana banjir yang melanda 3 Desa yakni, Mekar Sari, Pamanuk dan Desa Carenang.

Baca Juga: Jamkrida Banten Resmi Menjadi Perseroda, Wagub Dimyati Tekankan Tata Kelola Profesional

"Semoga kedepan ada tindakan yang konkrit, khususnya dari BBWSC3 Banten di bawah Kementerian PU. Insya Allah nanti kami akan langsung terus berkomunikasi dengan Kementerian PU untuk menindaklanjuti hal itu," tegasnya.

Ratu Zakiyah masih dengan nada lemas, menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen yang sudah membantu baik TNI, Polri, Camat, Lurah, RT, RW dan Kepala Puskesmas yang telah membantu dan memberikan kenyamanan kepada warga yang tengah mengungsi.

Tak lupa ia pun meminta maaf belum bisa melakukan secara konkrit untuk mengatasi masalah banjir dengan cepat.

"Karena memang kita lihat kondisinya sekarang seperti ini. Kita hanya bisa berdoa dulu semoga hujan tidak lagi intensitasnya tinggi, semoga banjir cepat surut,"ucapnya lirih.

Baca Juga: Kepatuhan Platform Digital Dinilai Rendah, KTP2JB Soroti Implementasi Perpres 32/2024

Masih dengan nada lirih, Ratu Zakiyah mengimbau kepada masyarakat agar menjaga kesehatan di pengungsian kemudian tetap waspada, mengantisipasi akan ada banjir atau tidak kedepannya.

"Nanti kalau ada hal-hal yang kira-kira mengganggu keselamatan bisa langsung berkoordinasi dengan pak camat atau RT RW setempat. Dan disini juga kami telah sediakan dapur umum, kemudian ada portable untuk WC nya, jadi Insya Allah kami akan penuhi itu,"ungkapnya.

Selanjutnya, Ratu Zakiyah meninjau dapur umum untuk memastikan warga yang tengah mengungsi tidak kekurangan makanan.

Baca Juga: Cerita Ahok Semasa Jadi Mantan Bos Pertamina di Sidang Kasus Korupsi Minyak, Ngaku Pernah Layangkan Pemecatan Direksi

Sekadar diketahui, banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian terjadi sejak Senin, 26 Januari 2026 merendam rumah warga di 3 Desa meliputi Desa Pamanuk merendam beberapa Kampung yakni Kampung Biongbong Ciguha, Biongbong Pintu, dan Kampung Kedokan Porang.

Kemudian Kampung Ciguha, Kedung Melati, dan Kampung Carenang Desa Carenang. Serta Kampung Selawe, Kampung Bojong Warna, Desa Mekar Sari. Adapun yang terparah Kampung Salawe.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X