Serang, bidiktangsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang resmi menggelar Asesmen Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT) yang diinisiasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai langkah strategis mewujudkan birokrasi profesional dan berintegritas.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kanaya Serang pada 11–15 Agustus 2025 ini diikuti 2.000 ASN dari pejabat administrasi, pengawas, jabatan fungsional, hingga pelaksana.
Program ini menjadi salah satu dari 10 prioritas 100 hari kerja Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas.
Melalui asesmen ini, Pemkab Serang ingin memastikan pengelolaan talenta ASN berbasis kompetensi dan kinerja, sekaligus mendorong penerapan sistem merit secara berkelanjutan.
Pemetaan Talenta ASN untuk Karir Berbasis Kompetensi
Bupati Ratu Zakiyah menegaskan, asesmen ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi instrumen penting dalam memetakan potensi dan kompetensi ASN secara akurat. Hasilnya akan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam promosi, rotasi, dan pengembangan karir.
Baca Juga: Festival Wanua Woloan 2025: 887 Tahun Menjaga Akar Budaya Minahasa
“Asesmen ini untuk mengidentifikasi talenta terbaik di Pemkab Serang, menyusun strategi pengembangan karir berbasis kompetensi dan kinerja. Mari jadikan ini kesempatan menunjukkan kapasitas terbaik, sekaligus bahan evaluasi untuk terus belajar dan berkembang,” ujar Ratu Zakiyah.
Ia menambahkan, keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya ditentukan oleh sistem, melainkan juga kualitas sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Tidak Ada Jual Beli Jabatan
Di hadapan peserta asesmen, Bupati Ratu Zakiyah kembali menegaskan komitmennya memberantas praktik jual beli jabatan di Pemkab Serang. Ia bahkan telah mengeluarkan surat edaran larangan tersebut kepada seluruh ASN.
“Promosi dan rotasi akan dilakukan profesional berdasarkan hasil asesmen. Jangan coba-coba melakukan hal tidak bermoral. Tidak perlu dekati saya, pak wakil, atau BKPSDM. Fokus kita adalah hasil asesmen, bukan kedekatan personal,” tegasnya.
Artikel Terkait
Banten Masuk 10 Besar Indeks Kebebasan Pers Nasional 2024, Kemenko Polkam: Media Harus Tetap Independen
Tragedi Keluarga di Ciputat, Bocah MAA (4) Meregang Nyawa Akibat Kekerasan Orang Tua
Tragedi Bocah 4 Tahun di Ciputat: Disiksa Orang Tua Hingga Meninggal Dunia
Tangsel Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2025 Kategori Utama, Tantangan Perlindungan Anak Masih Menanti
Wabup Najib Hamas Pastikan Kolaborasi Chadra Asri dan UGM Jaga Ekosistem Laut Terus Berlanjut