Setelah dievakuasi dari dalam air, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Seluruh proses pencarian ditutup dengan debriefing pada pukul 17.35 WIB, dan operasi dinyatakan selesai dengan aman dan lancar.
Dalam operasi ini, sebanyak 46 personel dari berbagai instansi turut dilibatkan, termasuk:
Kantor SAR Jakarta (5 orang), Unit Siaga SAR Bogor (3 orang), Koramil & Babinsa Legok (6 orang), Damkar Legok & Mako Curug (13 orang), Binamas Legok, Satpol PP, dan relawan dari komunitas Semut Tangsel dan Sahabat Yatim serta Warga sekitar.
Imbauan untuk Orang Tua dan Warga
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat penting bagi seluruh orang tua dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar lokasi berbahaya, seperti danau galian atau sungai.
“Lokasi-lokasi seperti ini harus diberi batas dan pengawasan ekstra. Keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab bersama,” ujar salah satu petugas yang terlibat.
Tragedi tenggelamnya Seno Adhada Rasyid menjadi alarm bagi keselamatan anak-anak di area terbuka yang tidak memiliki pengawasan ketat.
Ke depan, pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar agar kejadian serupa tidak terulang.
(***)
Artikel Terkait
Jum’at Berkah, BMM Bagikan Ribuan Paket Makanan Untuk Dhuafa
Kajati Banten Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas & Penegakan Hukum Bermartabat
Mafia Migas Cengkeram Pertamina Sejak 1965: Dari Ibnu Sutowo ke Riza Chalid, Negeri Ini Masih Tak Berdaya
SMAN 2 Tangsel Klarifikasi Soal Dugaan Jalur Khusus: Bantah Tambahan Rombel, Tapi Tidak Bisa Buktikan
Polresta Tangerang Tetapkan 4 Tersangka, Oknum Opang Paksa Penumpang Taksi Online Turun di Tengah Hujan Deras