Jakarta, bidiktangsel.com — Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi Digital resmi meluncurkan program percepatan kepemilikan rumah bagi para wartawan dan pekerja media berpenghasilan menengah ke bawah.
Inisiatif ini merupakan bagian dari skema perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan insan pers.
Baca Juga: Penanganan Kemiskinan Butuh Data Akurat serta Kolaborasi dan Sinergi Semua Pihak
Sosialisasi program ini digelar di Gedung Kementerian Komunikasi Digital, Jakarta, Rabu (23/4/2025), dan dihadiri sejumlah pihak terkait, termasuk Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi Kusuma, Wakil Kepala Divisi SMD BTN Noor Rido, serta perwakilan organisasi media seperti PWI, SPS, ATVSI, AMSI, hingga JMSI.
Wakil Menteri Komunikasi Digital Nezar Patria menegaskan bahwa program ini tidak dimaksudkan sebagai bentuk intervensi terhadap media, melainkan sebagai bentuk penghormatan negara terhadap peran strategis wartawan dalam menjaga demokrasi dan menyuarakan kepentingan publik.
Baca Juga: Optimis Capai Swasembada, Banten Targetkan Surplus 317 Ribu Ton Beras di 2025
"Subsidi rumah ini adalah bentuk penghargaan terhadap profesi jurnalis. Negara harus hadir memberikan ruang hidup yang layak bagi mereka," ujar Nezar yang juga dikenal sebagai mantan wartawan Majalah TEMPO.
Ia menambahkan, akses terhadap perumahan yang layak dan terjangkau akan berdampak langsung pada ketahanan keluarga para pekerja media serta meningkatkan kualitas kerja jurnalistik yang lebih stabil dan independen.
Dirjen KPM Fifi Aleyda Yahya menjelaskan bahwa program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan Bank Tabungan Negara (BTN).
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Indonesia Bukan Bangsa Minta-Minta, Siap Jadi Lumbung Pangan Dunia
Dari total target 1.000 unit rumah, sebagian besar telah siap huni.
"Kami sudah menandatangani MoU dengan BTN dan Tapera. Program ini adalah lompatan besar untuk memastikan para pekerja media memiliki rumah sendiri," kata Fifi.
Sebanyak 100 unit rumah telah disediakan di kawasan Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Banten.
Program ini menawarkan kemudahan berupa cicilan ringan, bunga tetap 5 persen per tahun, tenor hingga 20 tahun, uang muka minimal 1 persen, serta bebas PPN dan BPHTB.
Artikel Terkait
Pemkab Serang Verifikasi 200 Penerima Bantuan Rutilahu, Prioritaskan Pembangunan Rumah Baru
Susun Renstra Harus Berdasarkan Data dan Fakta Lapangan, Gubernur Banten Tekankan Perencanaan yang Tepat Sasaran
Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan, Wali Kota Tangsel Dorong Sinergi Komunitas dan Pemerintah
Darurat Tata Kelola Sampah di Tangerang Selatan, Saatnya Evaluasi Total dan Reformasi Sistemik
Masyarakat Tangsel Diimbau Ubah Cara Pandang, Wujudkan Dukungan Nyata bagi Anak Berkebutuhan Khusus