Tim ini beranggotakan eselon 1 dari kementerian dan lembaga terkait, serta perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Tim ini bertugas merumuskan aksi konkret di lapangan, serta melakukan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif.
"Kami ingin ada langkah nyata, bukan hanya sekadar wacana," ujar Pratikno.
Diharapkan dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, solusi penanganan banjir dapat lebih optimal, sehingga dampak bencana terhadap masyarakat bisa diminimalisir.
(***)
Artikel Terkait
Macet Mudik Lebaran Bisa Teratasi, WFA dan Rekayasa Lalu Lintas Jadi Solusi
Realisasi Pajak Tangsel Triwulan I 2025 Capai Rp 613,33 Miliar, PBB Lampaui Target 157%
Tangsel Larang Takbir Keliling dan Petasan, Ini Alasannya
Rapat Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025: Pemerintah Pastikan Kelancaran Penyeberangan Merak-Bakauheni
Pemkot Tangsel Tertibkan Bangunan Liar di Sepadan Sungai untuk Cegah Banjir