Kota Serang, bidiktangsel.com – Penjabat (Pj) Gubernur Banten, A Damenta, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk mendukung kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam upaya swasembada pangan nasional.
Dukungan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan infrastruktur irigasi, distribusi pupuk, penyediaan bibit unggul, stabilisasi harga pangan, hingga pengelolaan sektor perikanan dan garam.
Pernyataan tersebut disampaikan A Damenta dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan Provinsi Banten 2025 yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, pada Jumat (10/1/2025).
Rakortas ini turut dihadiri oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga.
A Damenta menjelaskan, Provinsi Banten memiliki 1.419 daerah irigasi (DI), yang terdiri atas lima irigasi di bawah kewenangan pemerintah pusat, 22 di bawah pemerintah provinsi, serta 1.392 yang dikelola pemerintah kabupaten/kota.
Baca Juga: Jumlah Pesangon Fantastis Shin Tae Yong Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
“Berdasarkan arahan dari Menteri Pertanian pada Desember 2024, kami telah mengidentifikasi fasilitas irigasi yang memerlukan perbaikan,” ujar A Damenta.
Ia menambahkan, optimalisasi sejumlah waduk dan bendungan, seperti Waduk Sindangheula, Bendungan Karet Tersaba, Waduk Cidanau, Waduk Pasir Kopo, Waduk Cilawang, Bendungan Ciliman, dan Waduk Karian, menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan irigasi di kawasan pertanian berkelanjutan di Banten.
Luas lahan persawahan di Banten mencapai 197.845 hektar, tersebar di tujuh kabupaten/kota dengan mayoritas di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Serang, dan Tangerang.
Pada 2025, Pemprov Banten menargetkan luas tanam mencapai 624.053 hektar dengan produksi padi sebesar 2,88 juta ton.
“Sumber daya ini kami optimalkan untuk mendukung visi swasembada pangan dan memberikan kesejahteraan bagi petani,” kata A Damenta.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa target swasembada pangan nasional yang awalnya direncanakan pada 2029 telah dipercepat menjadi 2027 sesuai arahan Presiden Prabowo.
Artikel Terkait
Shin Tae Yong Resmi Diberhentikan: Respon Pertama Sang Pelatih Asal Korea Selatan
Indonesia Disegani Dunia, Presiden Prabowo: Ekonomi Kita Berhasil dengan Cemerlang
Pelantikan Pejabat Baru Kemendikdasmen, Abdul Mu'ti: Amanah Ini untuk Kemajuan Pendidikan Nasional
BPBD Tangsel Pastikan Wilayah Aman dari Bencana, Warga Diminta Tetap Waspada
Pj Gubernur Banten A Damenta Dorong Bank Banten Tingkatkan Pelayanan untuk Pertumbuhan Ekonomi