Pamulang, bidiktangsel.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan tidak ada laporan titik bencana hingga Kamis sore (9/1).
Kepala Pelaksana BPBD Tangsel, Sutang Suprianto, menyatakan bahwa meskipun hujan mengguyur kota ini selama lebih dari 12 jam sejak Rabu malam, wilayah Tangsel tetap aman dari banjir dan longsor.
Baca Juga: Pelantikan Pejabat Baru Kemendikdasmen, Abdul Mu'ti: Amanah Ini untuk Kemajuan Pendidikan Nasional
"Alhamdulillah, sampai sore ini tidak ada laporan titik banjir dan longsor di Tangsel," ujar Sutang saat dikonfirmasi.
Meski begitu, BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di lokasi yang sering menjadi daerah rawan banjir atau tergenang air.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi potensi bencana yang bisa saja muncul.
Baca Juga: Indonesia Disegani Dunia, Presiden Prabowo: Ekonomi Kita Berhasil dengan Cemerlang
"Kami mengimbau seluruh masyarakat Tangerang Selatan untuk tetap waspada, terutama di lokasi yang rawan banjir," tegasnya.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Tangsel masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.
Oleh karena itu, BPBD terus meningkatkan kesiagaan dan memantau situasi secara intensif.
Baca Juga: Shin Tae Yong Resmi Diberhentikan: Respon Pertama Sang Pelatih Asal Korea Selatan
"Kondisi cuaca yang belum stabil mengharuskan kami untuk terus memantau dan siaga menghadapi kemungkinan adanya bencana alam," tambah Sutang.
Masyarakat juga diharapkan segera melapor ke BPBD jika menemukan tanda-tanda potensi bencana di sekitar mereka.
Langkah cepat tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko dan mencegah dampak yang lebih besar.
Artikel Terkait
Bakesbangpol Kabupaten Serang Gelar Pembinaan Puluhan Ormas untuk Sinergitas Pembangunan
Benarkah Satpol PP Tangsel Main Mata? Bangunan Dihentikan, Namun Tetap Beraktivitas
Banyak WiFi Gratis Pemkot Tangsel Tidak Aktif, Pemkot Berikan Penjelasan
Pemprov Banten dan Kejati Sepakati Penanganan Tindak Pidana Berbasis Keadilan Restoratif
Sekretaris DKPP Kabupaten Serang Raih Gelar Doktor, Jadi Lulusan Pertama Prodi Doktor Ilmu Pertanian Untirta Banten