Tangerang, bidiktangsel.com - Pj. Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tangerang terkait nota keuangan rancangan peraturan daerah APBD tahun 2024 dalam rapat paripurna di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tangerang, pada Senin (2/10) yang lalu.
Andi Ony Prihartono menjelaskan bahwa anggaran dalam APBD Pemerintah Kabupaten Tangerang telah berbanding lurus dengan capaian peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.
Salah satu tolok ukur terwujudnya keberhasilan pembangunan adalah terpenuhinya kebutuhan fasilitas publik di segala bidang, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: Pemerintah Kecamatan Kresek Monitoring dan Evaluasi APBDes
Untuk mendukung hal tersebut, proporsi belanja pendidikan yang digunakan untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan dialokasikan pada RAPBD 2024 sebesar Rp1,85 triliun atau 25,13%, di atas ketentuan 20% dari total belanja pemerintah.
Angka ini menunjukan bahwa pemerintah memberikan prioritas yang tinggi terhadap pendidikan dan memperhatikan peran pendidikan dalam pembangunan.
Selain belanja pendidikan, belanja kesehatan juga merupakan salah satu kategori belanja yang dialokasikan sebesar Rp1,57 triliun atau 24,21%, di atas ketentuan 10% dari belanja pemerintah daerah.
Belanja kesehatan digunakan untuk membiayai program dan kegiatan kesehatan untuk meningkatkan layanan kesehatan, seperti penyediaan sarana dan prasarana kesehatan dan peningkatan kapasitas SDM.
Baca Juga: Bazar Sembako Murah di Kresek, Tangerang, Berhasil Diselenggarakan
Pemerintah daerah juga telah berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran melalui pengendalian realisasi anggaran tepat waktu sesuai jadwal kegiatan agar tercapai output kegiatan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut dapat terlihat saat rapat evaluasi kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Banten periode semester I tahun 2023.
“Kabupaten Tangerang dinobatkan sebagai terbaik kesatu yang salah satu indikatornya adalah tingkat penyerapan anggaran tertinggi dengan realisasi belanja sebesar Rp2,92 triliun atau 41,10% dari total alokasi belanja daerah sebesar Rp7,12 triliun,” jelas Andi.
Terkait penerimaan pembiayaan, Andi menjelaskan bahwa dalam RAPBD tahun 2024 dianggarkan sebesar Rp300 miliar atau mengalami penurunan sebesar 14,29% atau Rp50 miliar dibandingkan dengan APBD tahun 2023.
Baca Juga: BPBD Kabupaten Tangerang Gandeng Swasta Tangani Bencana Kekeringan
Artikel Terkait
Benyamin Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah untuk Jaga Lingkungan
Mahfud MD: Korupsi Semakin Masif, Demokratisasi Tidak Mempan
Prof Mahfud MD Blak-blakan tentang Oligarki dan Tantangan Demokrasi di Indonesia
Asnawi Kumar Terpilih Sebagai Ketua FPRMI Aceh
Pemkab Tangerang Terima Insentif Fiskal Rp6,5 Miliar untuk Penurunan Stunting