Selama ini Partai Berkarya mengusung misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Partai itu mengusung kampanye kemandirian pangan dan energi. Tak hanya berhenti pada jargon, partai bernomor urut 7 itu telah memiliki percontohan desa mandiri pangan dan energi di beberapa tempat, antara lain, Ciomas, Yogyakarta, Maluku dan Papua. Di desa-desa tersebut dikembangkan pertanian yang terintegrasi dengan peternakan dan produksi energi. Kebutuhan energi di lokasi-lokasi itu dipenuhi dengan produksi biogas kotoran ternak. Bahkan di Pesantren Nurul Iman, Parung, Bogor, kotoran para santri pun diolah menjadi biogas.
Sementara untuk memberdayakan UMKM, Partai Berkarya mendayagunakan toko grosir GORO sebagai pendukung kecukupan modal bergulir dan penyerap produk masyarakat. [ ]