Markaz Syariah, Wajah Lembut FPI di Lereng Gunung Gede

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Jumat, 12 April 2019 | 20:10 WIB

Menurut Wakil Ketua Umum Pesantren Markaz Syariah, Syeikh Farid Bin Thalib, awalnya Habib Rizieq hanya berencana membangun pesantren seluas 2-3 ha. “Tapi semangat dan dukungan masyarakat begitu antusias, sehingga kini area pesantren mencapai 70-an hektare,” kata dia.

Di puncak dataran lain tampak kandang sapi dan kuda, serta areal yang ditanami sayur-mayur dan perkebunan alpukat jenis green gold, jambu kristal dan cengkeh.

Habib Musthofa Muladawilah, pengusaha ekspor buah ke Eropa dan Timur Tengah, mengatakan alpukat yang dibudidayakan santri Markaz Syariah itu berkualitas premium. “Harganya mahal. Bisa mencapai empat dolar AS per buah,” kata dia. Dia berharap  semua aktivitas itu akan membuat pesantren kian mandiri.

Sayangnya, kandang sapi berkapasitas hingga 100 ekor itu kini dibiarkan menganggur. Pasalnya, sapi perah yang selama ini dibudidayakan sudah uzur dan tidak produktif. “Satu persatu kami sembelih sebagai binatang kurban,” kata Habib Muhammad. (***)

#Imambesarfpi

#HabibRizieqShihab

#TututSoeharto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi

Rekomendasi

Terkini

X