Baca Juga: Langit Masih Terik, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 12–15 Oktober 2026
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa operasi pencarian terhadap korban yang hilang menghadapi sejumlah kendala, terutama arus laut dan keterbatasan jarak pandang.
63 Personel SAR Dikerahkan, Pencarian Berlanjut
Pada hari kedua, Rabu (14/10/2026), tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap Veronica Beatrix Jessica.
Sebanyak 63 personel dari berbagai unsur dikerahkan untuk memperluas upaya pencarian di sekitar lokasi kecelakaan.
Fathur Rahman mengatakan, pencarian dilakukan melalui penyisiran di permukaan laut. Tim juga merencanakan penyelaman guna mendukung pencarian terhadap korban yang masih hilang.
“Selain penyisiran di permukaan laut, tim juga merencanakan penyelaman untuk mendukung upaya pencarian terhadap satu orang yang masih dalam pencarian,” ujar Fathur kepada awak media, Rabu (14/10/2026).
Baca Juga: Kasus Bullying Telkom University: Dua Mahasiswa Dijatuhi Sanksi, Korban Dapat Perlindungan
Informasi mengenai keberhasilan evakuasi 29 orang sebelumnya juga disampaikan melalui akun Instagram resmi @kantorsar_maumere pada Selasa (13/10/2026).
Penyebab Tenggelamnya Kapal Masih Diinvestigasi
Dugaan awal menyebutkan bahwa arus laut kuat dari sisi kiri menjadi faktor yang menyebabkan KM Feronia terbalik. Namun, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini ditulis, satu penumpang masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Perkembangan operasi pencarian dan hasil investigasi diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai rangkaian kejadian yang menyebabkan kapal wisata tersebut tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo.
(***)