BIDIKTANGSEL.COM, LABUAN BAJO – Kapal wisata KM Feronia tenggelam di perairan Pulau Tatawa, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/10/2026). Sebanyak 29 dari 30 orang di dalam kapal berhasil dievakuasi, sementara seorang penumpang perempuan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Penumpang yang belum ditemukan bernama Veronica Beatrix Jessica (23), warga negara Indonesia. Operasi pencarian dilanjutkan pada Rabu (14/10/2026) dengan melibatkan 63 personel penyelamat dari berbagai unsur.
Di tengah proses pencarian tersebut, nakhoda KM Feronia, Isran, mengungkapkan detik-detik penyelamatan penumpang ketika kapal mengalami kecelakaan di perairan yang dikenal memiliki arus laut kuat.
Baca Juga: DJP Gandeng 38 Administrasi Pajak Dunia, Kepastian Usaha di Era Digital Jadi Sorotan
Menurut Isran, kapal diduga terbalik setelah dihantam arus kuat dari sisi kiri. Saat kejadian, sejumlah wisatawan berada di dek atas kapal.
“Saya fokus kepada tamu. Saya buka life raft (rakit penolong), tamu naik, sudah itu saja,” ungkap Isran.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan seorang penumpang yang belum ditemukan baru diketahui setelah dilakukan penghitungan terhadap seluruh orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Kronologi KM Feronia Tenggelam
Berdasarkan informasi awal Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, KM Feronia merupakan kapal wisata tradisional jenis pinisi yang bertolak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo menuju Dermaga Pulau Rinca sekitar pukul 08.00 Wita, Selasa (13/10/2026).
Kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 Wita saat kapal melintasi perairan Pulau Tatawa. Kapal dilaporkan miring, terbalik, kemudian tenggelam.
Baca Juga: Pemerintah Ubah Aturan Utang Pajak, Pokok Kini Didahulukan dan Sanksi Bisa Dikurangi
Data awal menyebutkan, kapal tersebut mengangkut 30 orang, terdiri atas lima anak buah kapal (ABK) dan 25 penumpang.
Kantor SAR Maumere menerima laporan kecelakaan pelayaran melalui Pos SAR Manggarai Barat. Tim penyelamat kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap penumpang dan awak kapal.
Hingga pukul 18.00 Wita pada hari kejadian, sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi. Namun, satu penumpang perempuan masih belum ditemukan.
Artikel Terkait
Cek Bansos Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Cara Mengetahui Status Penerima Lewat HP
Toprak Razgatlioglu Highside di Mandalika, Bahu Kanan Dislokasi! Peluang ke Kualifikasi MotoGP Indonesia Terancam?
Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026, Mampukah Taklukkan Mandalika?
Banjir Bandang Terjang Lumin Park Padang, Warga Buka Rumah untuk Pengungsian: “Boleh Manjat ke Lantai 2”
ICM Perkuat Perlindungan Siswa, Tambah CCTV Jadi 395 Titik dan Evaluasi Tenaga Pendidik