Ketum PBMA Dorong Lompatan Organisasi Mathla’ul Anwar Jawa Tengah, Haris Pimpin Periode 2026-2031

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB
Pengurus Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar Jawa Tengah melakukan lompatan dalam penataan organisasi, kaderisasi, hingga penguatan dakwah.
Pengurus Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar Jawa Tengah melakukan lompatan dalam penataan organisasi, kaderisasi, hingga penguatan dakwah.

Baca Juga: Isu Migrasi Siswa Mencuat, Yayasan Syarif Hidayatullah Tegaskan Fokus Lindungi Anak

Ia mendorong jajaran Mathla’ul Anwar Jawa Tengah bekerja dengan semangat keikhlasan dan istiqamah dalam menjalankan risalah organisasi, khususnya pada sektor pendidikan, dakwah, serta sosial kemasyarakatan.

“Insya Allah kalau ikhlas, solid, dan tertib dalam bekerja, Mathla’ul Anwar menjadi ringan dalam menjalankan amanah. Kita juga akan mendapatkan kemudahan dan keberkahan dalam kehidupan,” tegasnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan agar kepengurusan baru tidak hanya berorientasi pada pembentukan struktur, tetapi juga mampu menerjemahkan program kerja menjadi kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Haris Bawa Mandat Baru Mathla’ul Anwar Jawa Tengah

Terpilihnya Dr. H. Muh. Haris, M.Si sebagai Ketua PW Mathla’ul Anwar Jawa Tengah periode 2026–2031 menjadi bagian penting dari hasil Muswil.

Baca Juga: Yayasan Syarif Hidayatullah Buka Suara soal Rentetan Konflik, Soroti Dugaan Aksi Paksa dan Minta Publik Kawal

Kepemimpinan baru tersebut diharapkan membawa energi baru dalam konsolidasi organisasi Mathla’ul Anwar di Jawa Tengah.

Dengan mandat lima tahun ke depan, kepengurusan PW Mathla’ul Anwar Jawa Tengah dihadapkan pada sejumlah agenda, mulai dari penguatan struktur hingga kaderisasi, penataan aset, serta perluasan kiprah dakwah dan pelayanan sosial.

Penguatan sektor pendidikan juga menjadi bagian penting dari kontribusi Mathla’ul Anwar, sejalan dengan peran organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.

Kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan mampu menjadikan hasil Muswil sebagai pijakan untuk membangun organisasi yang lebih solid, tertata, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Jawa Tengah.

Baca Juga: Plank Kemenkes Mendadak Terpasang di Perumahan Depkes Tangsel, Warga Pertanyakan Status Lahan

Dengan konsolidasi yang lebih kuat di tingkat wilayah dan daerah, Mathla’ul Anwar Jawa Tengah diharapkan tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga memperluas kontribusinya bagi masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pahami Yuuk Menjadi Kuasa Wajib Pajak

Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:07 WIB
X