Soroti Viralnya Video Pesta Gay di Karawang, Dedi Mulyadi Sebut Pembinaan Disesuaikan dengan Usia

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 11 Juni 2026 | 11:38 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soroti pembinaan terkait viralnya video pesta gay di Karawang. (Jabarprov.go.id)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soroti pembinaan terkait viralnya video pesta gay di Karawang. (Jabarprov.go.id)

Bidiktangsel.com - Viral dugaan adanya pesta gay di Karawang, Jawa Barat menggemparkan media sosial usai sebuah video beredar.

Berbagai akun di platform media sosial mengunggah video sejumlah pria saling berpelukan secara berlebihan di sebuah tempat hiburan malam di Karawang.

Menanggapi viralnya video tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang tegas melarang adanya kegiatan maupun komunitas tersebut.

Baca Juga: Datangi Kantor BGN, Pendemo Bawa Poster Berisi Pesan Evaluasi MBG hingga Ajak Bunyikan Klakson Pengendara yang Melintas

“Dari sisi aspek wilayah, Bupati sudah menyampaikan katanya tidak ada tempat bagi kaum gay di Karawang. Tinggal Bupati dan seluruh jajaran melakukan tindakan yang lebih nyata,” ujar Dedi Mulyadi kepada awak media di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung pada Selasa, 9 Juni 2026.

Lakukan Pembinaan Sesuai Usia

Mengenai pembinaan yang bakal dilakukan kepada pihak-pihak yang terlibat, Dedi menyatakan bahwa akan dilakukan sesuai dengan usianya.

Ia menyebut ada pendekatan yang harus disesuaikan, seperti jika ada pelajar yang terlibat.

“Kebijakannya, kalau itu adalah siswa, maka kami wajib memperbaiki. Kalau itu masyarakat, ya mungkin juga saya juga harus memperbaiki secara sosial,” jelas gubernur yang kerap disapa KDM itu.

Baca Juga: Pilu Siswi SD di Sukabumi Gagal OSN karena Mati Listrik, sang Ibu Ungkap Data Seluler pun Tak Ada Jaringan: Pemadaman Lebih dari 4 Jam

“Nanti kami cari di lembaga siapa yang bisa menyembuhkan kaum gay,” imbuhnya.

Singgung Barak Militer untuk Opsi Pembinaan

Opsi pembinaan di barak militer juga sempat disinggung oleh Dedi sebagai salah satu upaya penyelesaian persoalan tersebut.

Menggunakan barak militer untuk membina siswa sempat diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait persoalan pelajar yang terlibat tawuran dan perilaku nakal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X