Roy Suryo Sindir Gibran Pilih Hadiri Acara Mancing Saat Peringatan Sumpah Pemuda: “Itu Level Pak RT, Bukan Wapres”

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 20:17 WIB
Wapres Gibran saat hadiri acara memancing di Bekasi dan tuai sorotan Roy Suryo. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Wapres RI)
Wapres Gibran saat hadiri acara memancing di Bekasi dan tuai sorotan Roy Suryo. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Wapres RI)

Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Serang dan BBPVP Serang Sepakat Perkuat Pelatihan dan Penempatan Kerja

“Biayanya nggak murah lho. Saya mikirnya kasihan Pak RT, kasihan Pak Camat. Itu kan level mereka, bukan level wakil presiden yang dipilih dengan biaya Rp77 triliun lebih,” ujar Roy.

Selain itu, Roy menyinggung bahwa Gibran melewatkan sejumlah kegiatan kepemudaan di kota lain, seperti acara di Solo yang diinisiasi oleh komunitas pemuda serta agenda di Yogyakarta yang menghadirkan tokoh nasional seperti Mahfud MD dan Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Jadwal Wapres Bisa Dipilih

Lebih lanjut, Roy mengungkapkan bahwa agenda kegiatan seorang Wapres seharusnya disusun oleh Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres). 

Baca Juga: Aliansi Pemuda Pamulang Permai Dukung Pemagaran Jalur Pipa Gas Pertamina Demi Keamanan Warga

Karena itu, menurutnya, keputusan Gibran hadir dalam acara memancing tersebut tetap merupakan pilihan pribadi.

“Biasanya Sekretariat Wapres sudah menyiapkan daftar acara setiap bulan. Jadi pasti bisa dipilih mana yang layak dihadiri. Jangan sampai acara yang ecek-ecek justru didatangi,” tegas Roy.

Ia juga menyoroti penggunaan anggaran negara dalam setiap kehadiran pejabat tinggi, termasuk biaya pengamanan, protokoler, hingga penyelenggaraan acara.

“Ini pakai uang rakyat. Wapres hadir ke acara itu pasti ada biaya pengamanan, paspampres, dan penyelenggaraan. Jadi seharusnya dipertimbangkan matang,” tuturnya.

Baca Juga: Disnaker Tangsel Luncurkan Portal “ANGGUR”: Solusi Digital Cegah Pengangguran Lewat #CariKerjaDisiniAja

Roy menambahkan bahwa meski jadwal sudah disusun secara formal oleh Setwapres, keputusan akhir tetap berada di tangan Gibran.

“Pilihan hadir di mana itu keputusan dia sendiri. Jadi nggak mungkin di luar pengetahuannya,” pungkasnya.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X