Setu, bidiktangsel.com — Program layanan kesehatan keliling “Ngider Sehat” yang digagas Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali menuai apresiasi luas dari masyarakat.
Sejak diluncurkan pada 2021, program ini dinilai efektif mendekatkan akses layanan kesehatan bagi warga di wilayah yang jauh dari fasilitas medis, terutama di daerah padat penduduk.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan rasa syukur atas respons positif masyarakat terhadap keberlanjutan program ini.
Ia menegaskan bahwa Ngider Sehat merupakan wujud nyata komitmen Pemkot Tangsel dalam memperluas layanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berkualitas.
“Kami ingin memastikan seluruh warga Tangsel memiliki akses yang mudah terhadap layanan kesehatan. Ngider Sehat adalah salah satu upaya mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang jauh dari puskesmas atau rumah sakit,” ujar Benyamin, Selasa (7/10/2025).
Jangkau 7 Kecamatan dan 54 Kelurahan
Program Ngider Sehat beroperasi secara rutin di seluruh wilayah Tangsel yang mencakup tujuh kecamatan dan 54 kelurahan.
Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, edukasi gizi, hingga layanan kesehatan ibu dan anak.
Seluruh layanan diberikan tanpa dipungut biaya alias gratis, menjadikannya program inklusif yang mampu menjangkau kelompok masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, hingga semester pertama tahun 2025 tercatat lebih dari satu juta warga telah memanfaatkan layanan Ngider Sehat.
Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Artikel Terkait
Aliansi Tangerang Raya Akan Laporkan Kasus Korupsi Jalan Ciater Raya ke Kejati Banten
Di Tengah Guyuran Hujan, Gubernur Banten Andra Soni Beri Pesan Menyentuh ke Peserta Kemah Kebangsaan
Air Kali Rawa Buntu Serpong Mendadak Memerah, DLH Tangsel Ambil Sampel untuk Uji Laboratorium
Bupati Ratu Zakiyah Bagikan 500 Paket Sembako, Ajak Warga Serang Bersinergi Menuju Kabupaten yang Lebih Sejahtera
Diversity Washing: Inklusivitas yang Sekadar Pajangan?