Saham Anjlok 2,5 Persen, Nestle Copot CEO Laurent Freixe karena Skandal Asmara

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 3 September 2025 | 09:48 WIB
Perusahaan Nestle yang kini mencopot CEO Laurent Freixe imbas skandal asmara dengan karyawan. (Dok. Nestle)
Perusahaan Nestle yang kini mencopot CEO Laurent Freixe imbas skandal asmara dengan karyawan. (Dok. Nestle)

Bidiktangsel.com – Perusahaan makanan dan minuman asal Swiss, Nestle, resmi mencopot CEO mereka, Laurent Freixe, setelah terungkap adanya skandal asmara dengan salah satu karyawan. 

Keputusan mengejutkan ini diumumkan pada Rabu, 3 September 2025, dan langsung berdampak pada kinerja saham perusahaan.

Tercatat pada perdagangan Senin, 1 September 2025, saham Nestle anjlok lebih dari 2,5 persen setelah kabar tersebut ramai diberitakan media internasional dan media sosial. 

Baca Juga: Vanenburg Tantang Pemain Naturalisasi Garuda Muda U-23, Buktikan Kualitas di Kualifikasi Piala Asia 2026

Penurunan ini menambah daftar tekanan yang dialami perusahaan dalam lima tahun terakhir.

Dalam pernyataannya, manajemen Nestle menegaskan pemecatan Freixe dilakukan untuk menjaga tata kelola dan integritas perusahaan.

“Nilai-nilai dan tata kelola Nestle merupakan fondasi yang kuat bagi perusahaan kami. Saya berterima kasih kepada Laurent atas pengabdiannya selama bertahun-tahun,” tulis manajemen Nestle dalam keterangan resmi yang dikutip dari Sky News.

Baca Juga: Usut Kasus Kematian Affan Kurniawan, Komnas HAM Kumpulkan Rekaman CCTV

Laurent Freixe telah bekerja di Nestle sejak 1986 dan pernah menjabat berbagai posisi penting, termasuk kepala eksekutif untuk kawasan Amerika Latin, sebelum diangkat menjadi CEO global. 

Meski berpengalaman panjang, masa kepemimpinannya dianggap gagal mendongkrak kinerja perusahaan. Tercatat harga saham Nestle turun hingga 17 persen selama ia menjabat.

Menurut laporan Sky News, kasus Freixe bukan pertama kalinya menimpa Nestle.

Pada 2024, CEO sebelumnya, Mark Schneider, juga diberhentikan mendadak, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait stabilitas kepemimpinan di perusahaan raksasa asal Swiss tersebut.

Baca Juga: Bulan Bhakti Pramuka 2025 di Tangsel: Pemkot Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Sebagai pengganti, Nestle menunjuk Philipp Navratil, eksekutif senior yang sebelumnya memimpin merek kopi Nespresso. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X