Baca Juga: Fadli Zon: Soal Perkosaan Massal Mei 1998 Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Narasi Emosional
Pakar dan Aktivis Olahraga Angkat Bicara
Pengamat olahraga nasional, Dr. Ferry Saputra, menyebut pernyataan Wali Kota Wesly Silalahi sebagai refleksi dari masih rendahnya penghargaan terhadap profesi atlet di daerah.
“Banyak atlet yang justru membuka lapangan kerja setelah pensiun, bahkan menjadi duta olahraga dan pembina generasi muda. Tidak pantas jika profesi ini dianggap remeh hanya karena ukuran kekayaan materi,” tegas Ferry.
Hal senada juga disampaikan oleh aktivis olahraga Sumatra Utara, Desi Tambunan, yang mengimbau agar pemerintah daerah belajar dari provinsi lain yang sukses membina atlet hingga ke tingkat internasional.
Kritik Ronald Jadi Momentum Pembenahan
Aksi Ronald Siahaan dinilai bisa menjadi momentum penting untuk mendorong perubahan kebijakan di tingkat lokal.
Publik berharap Wali Kota Pematangsiantar bersedia memberikan klarifikasi atau permintaan maaf atas pernyataannya, sekaligus membuktikan komitmen nyata dalam mendukung perkembangan dunia olahraga di kota tersebut.
(***)
Artikel Terkait
Cegah Gizi Buruk Lewat Edukasi, Kolaborasi Lintas OPD, dan Pendekatan Langsung ke Warga
Andra Soni Sebut Bang Edi Rusli sebagai Guru Politik: “Beliau Bentuk Pola Pikir Saya di Awal Terjun ke Dunia Politik”
Ratusan Miliar Dana Pokir Digelontorkan untuk DPRD Tangsel, Namun Prestasinya Nol
Kongres Persatuan PWI: Berdamai Secara Politik, Namun Bertarung di Jalur Hukum?
Sanggar Kamang Wangko Woloan: Ruang Tumbuh Seniman Muda dan Benteng Budaya Minahasa