Ciputat – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mempertahankan prestasi dalam digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tangsel meraih Juara 1 Championship TP2DD Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) X Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026 serta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) di Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Baca Juga: Rapimprov Kadin Banten 2026 Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pasar dan Pembiayaan Jadi Sorotan
Capaian tersebut sekaligus mempertahankan posisi Tangsel sebagai Juara 1 TP2DD Jawa-Bali selama dua tahun berturut-turut, setelah sebelumnya meraih penghargaan yang sama pada 2025.
Benyamin mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkot Tangsel dengan Bank Indonesia, Bank BJB, perangkat daerah, perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Menurutnya, digitalisasi transaksi di Tangsel tidak hanya berfokus pada sistem pembayaran, tetapi juga mencakup penguatan tata kelola, koordinasi antarperangkat daerah, inovasi pelayanan, dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Implementasinya antara lain melalui pembayaran pajak dan retribusi secara digital, QRIS, Virtual Account, layanan perpajakan daring, serta transaksi non-tunai menggunakan Kartu Kredit Indonesia (KKI).
Baca Juga: Tuntas Dua Hari, 51 Peserta UKW PWI Banten Dinyatakan Kompeten
Digitalisasi tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat sekaligus mendukung administrasi, pemantauan, dan pengawasan penerimaan daerah.
Penguatan ETPD juga diarahkan untuk memperluas akses pembayaran serta mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kepatuhan wajib pajak.
Capaian TP2DD 2026 tidak terlepas dari proses yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk high level meeting TP2DD, peningkatan kapasitas, penguatan roadmap, monitoring dan evaluasi, serta koordinasi lintas perangkat daerah dan mitra strategis. Bapenda Tangsel sebelumnya juga mengikuti rangkaian kegiatan P2DD yang membahas kriteria evaluasi kinerja TP2DD 2026 dan penguatan implementasi KKI.
Ke depan, Pemkot Tangsel menyatakan akan terus memperkuat ekosistem digitalisasi transaksi daerah agar pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada pembayaran, tetapi turut mendukung transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Baca Juga: Kadiskominfo Tangsel Dorong Pemuda Tak Sekadar Jadi Pengguna Teknologi
Dengan demikian, penghargaan TP2DD 2026 menjadi capaian berkelanjutan Tangsel dalam memperluas transaksi digital sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah. (***)