info-tangsel

Ketokohan Nabi Muhammad SAW, Jejak Kepemimpinan dan Akhlak yang Terus Menginspirasi Umat Manusia

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:33 WIB
Mukhtar Amiluddin, S.Ag. Pengurus DMI Tangerang Selatan (photo: Gemini AI)

Oleh: Mukhtar Amiluddin, S.Ag.
Pengurus DMI Tangerang Selatan

Opini - Dalam perjalanan panjang sejarah manusia, sosok Nabi Muhammad SAW menempati posisi istimewa dalam keyakinan umat Islam. Lebih dari 1.400 tahun setelah wafatnya, ajaran, keteladanan, dan perjuangan beliau masih menjadi rujukan bagi miliaran umat Islam di berbagai belahan dunia.

Ketokohan Rasulullah tidak semata-mata dipandang dari keberhasilan membangun masyarakat Madinah atau menyebarkan ajaran Islam. Bagi umat Islam, keagungan Muhammad SAW juga tercermin melalui akhlak, keteguhan menghadapi berbagai ujian, kepemimpinan, serta ajaran yang diwariskannya melalui Al-Qur'an dan Sunnah.

Baca Juga: Konflik Lahan Legok Memanas, Komisi II DPR Beri Waktu 30 Hari untuk Cari Jalan Keluar

Lahir di Tengah Masyarakat yang Mengalami Krisis Moral

Muhammad SAW lahir di Makkah sekitar tahun 570 Masehi. Masa tersebut dalam tradisi sejarah Islam dikenal sebagai Tahun Gajah, yang dikaitkan dengan peristiwa pasukan Raja Abrahah dari Yaman yang datang menyerang Ka'bah.

Masyarakat Arab ketika itu hidup dalam lingkungan sosial yang oleh sumber-sumber sejarah Islam kerap digambarkan sebagai masa jahiliyah. Praktik penyembahan berhala menjadi bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat Makkah.

Di tengah kondisi tersebut, Muhammad SAW sejak sebelum menerima kenabian dikenal sebagai pribadi yang gemar merenung dan mencari makna kehidupan.

Beliau sering melakukan tahannuts atau menyendiri untuk beribadah dan merenung di Gua Hira, sebuah tempat yang berada di kawasan Jabal Nur, tidak jauh dari Makkah.

Baca Juga: TIM HUKUM: Fauzan Fadel Muhammad Jadi Korban Framing, Fakta Perkara PT GME Kini Dibuka

Perjalanan spiritual tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah kenabian Muhammad SAW.

Wahyu Pertama dan Awal Risalah

Dalam tradisi Islam, momentum besar tersebut terjadi ketika Muhammad SAW menerima wahyu pertama melalui Malaikat Jibril.

Peristiwa itu menandai dimulainya risalah kenabian yang kemudian membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Arab dan sejarah peradaban dunia.

Halaman:

Tags

Terkini