Artikel - Ekonomi kreatif kini menjadi salah satu sektor penting di Indonesia. Banyak peluang baru muncul dari kreativitas, mulai dari kerajinan, desain, kuliner unik, hingga konten digital.
Karena itu, kemampuan berpikir kreatif perlu dikenalkan sejak dini, bahkan sejak anak berada di sekolah dasar.
Sebagai bentuk kontribusi pendidikan, mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi S1 Akuntansi, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN Serua 3.
Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan konsep ekonomi kreatif kepada siswa dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Dimulai dari gagasan tersebut, kegiatan “Belajar Ekonomi Kreatif melalui Simulasi Jual Beli” di SDN Serua 3 dirancang sebagai cara sederhana untuk memperkenalkan konsep ekonomi kreatif kepada siswa kelas V.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, siswa diajak memahami bahwa kreativitas dapat menghasilkan karya yang memiliki nilai dan bisa dijual.
Mengenalkan Konsep Kreativitas Lewat Aktivitas Langsung
Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak membuat produk kreatif yang bernilai. Produk yang dipilih adalah membuat kerajinan gantungan kunci.
Baca Juga: PKM Unpam, Meningkatkan Kreativitas Dalam Penggunaan Barang Bekas Dilingkungan Rumah Sekitar
Melalui proses ini, siswa belajar bahwa produk yang mereka hasilkan berasal dari ide dan kreativitas mereka sendiri.
Mereka juga mulai menyadari bahwa hal sederhana yang mereka buat dapat memiliki nilai jual bila dikembangkan dengan baik.
Simulasi Jual Beli: Belajar Ekonomi yang Menyenangkan
Setelah membuat produk, siswa mengikuti simulasi jual beli. Mereka dibagi menjadi kelompok penjual dan pembeli.