Baca Juga: Pemkot Tangsel Ikuti Evaluasi SAKIP 2025: Pilar Tekankan Program Berdampak ke Masyarakat
Saat dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, pihak panitia konsumsi belum memberikan penjelasan rinci.
Faisal, salah satu anggota panitia, menyampaikan bahwa Deni, penanggung jawab konsumsi, tidak bisa memberikan keterangan karena sedang beristirahat akibat tensi darah naik.
“Beliau sedang istirahat, tensinya naik,” ujar Faisal singkat.
Ironisnya, pada sore hari pun kondisi konsumsi tidak mengalami banyak perbaikan. Nasi kotak yang kembali dibagikan disebut sudah keras, dengan porsi lauk lebih sedikit dari sebelumnya.
Kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai transparansi penggunaan anggaran dan pengawasan pelaksanaan kegiatan Muskot IV Kadin Tangsel, terutama dalam aspek logistik dan pelayanan peserta.
Acara Muskot IV yang semestinya menjadi momentum penting bagi Kadin Tangsel untuk memilih pemimpin baru justru tercoreng oleh masalah teknis konsumsi yang seharusnya dapat diantisipasi lebih baik.
(***)