Dari Masjid ke Masyarakat
Usai sholat dan khotbah, panitia mulai menyembelih hewan kurban. Warga tak segera pulang. Sebagian menetap, bersalaman, atau sekadar menyerap makna.
Di tengah geliat modernisasi, pagi itu menjadi momen hening: saat teknologi ditundukkan oleh takbir, saat kesibukan kota dilampaui oleh kesadaran ruhani.
Tangsel memang sedang tumbuh dalam angka, infrastruktur, dan sistem. Tapi jika semangat kurban ini benar-benar dihidupkan, maka kota ini akan tumbuh pula dalam nurani. Dan itulah pertumbuhan yang sejati. (***)