Infrastruktur Terkapar Akibat Luapan Air, Serpong Lagoon Tangsel Jadi Sorotan Serius Pemkot

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 3 Juni 2025 | 20:37 WIB

Serpong, bidiktangsel.com – Kawasan Serpong Lagoon di Kota Tangerang Selatan kembali menjadi perhatian publik setelah hujan deras beberapa waktu lalu menyebabkan luapan air yang merobohkan infrastruktur penting.

Kejadian ini menyoroti kerentanan sistem drainase di wilayah tersebut dan mendorong pemerintah setempat untuk segera mengambil tindakan mitigasi jangka pendek maupun panjang.

Dinding panel beton di sekitar kawasan perumahan dilaporkan roboh akibat tekanan air yang sangat tinggi dari saluran drainase.

Baca Juga: Diskominfo Tangsel Pastikan Tak Ada Permasalahan Server pada SPMB 2025, Ini Strategi dan Antisipasinya

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, langsung meninjau lokasi dan memerintahkan pengembang bertanggung jawab atas kerusakan infrastruktur yang mereka bangun.

“Di Serpong Lagoon itu ada satu dinding panel yang roboh karena luapan air yang sangat besar dari saluran drainase. Karena ini aset milik pengembang, maka kami minta untuk segera diperbaiki. Kita tidak ingin risiko lebih besar terjadi jika hujan deras datang kembali,” ujar Pilar saat diwawancara, Selasa (3/6/2024).

Selain dinding panel, kerusakan juga terjadi pada paving block di beberapa titik akibat rembesan air. Pilar menegaskan bahwa kerusakan tersebut tidak akan dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga: Permasalahan Narkoba adalah Soal Serius, Perlu Perhatian Khusus: Saatnya Tangsel Bangkit Melawan Ancaman Senyap

Ia telah memerintahkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) untuk segera berkoordinasi dengan pihak pengembang dan mempercepat proses perbaikan.

Pengkajian Aliran Air dan Solusi Infrastruktur

Pemerintah Kota Tangsel saat ini tengah mengkaji ulang jalur aliran air dari kawasan Citra Prima Serpong 2 menuju Serpong Lagoon.

Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada hambatan atau penyempitan yang memperparah genangan di titik-titik rawan.

“Rencananya akan dilakukan pelebaran kali, peninggian turap, dan pemasangan pompa serta bak tampung air sementara. Semua ini ditujukan agar genangan tidak bertahan lama di titik rendah dan bisa segera dialirkan ke sungai,” jelas Pilar.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X