Terkait masalah krisis air bersih, khususnya di wilayah Setu yang sering terdampak kekeringan saat musim kemarau, Benyamin menawarkan solusi dengan mempercepat realisasi proyek air bersih di Serpong.
"Kami akan mendistribusikan sekitar 650 liter per detik untuk wilayah yang belum terjangkau air bersih. Selain itu, kami sedang mengembangkan intake baru untuk memastikan ketersediaan air tidak hanya bergantung pada satu sumber saja," jelasnya.
Benyamin juga menyoroti pentingnya memanfaatkan potensi lokal untuk kegiatan pendidikan, seperti studi tour.
Ia menyebutkan bahwa Tangerang Selatan memiliki banyak tempat potensial seperti BRIN, pusat penerbangan, batalyon kavaleri, dan 12 kampus besar yang dapat menjadi tujuan studi tour bagi siswa SD dan SMP.
Baca Juga: Zulkarnain Cabup Tangerang: Siap Tingkatkan Perbup No.12 Tahun 2022 Jadi Perda
"Kita ingin memberikan wajah baru dalam dunia pendidikan dengan memperkuat pendidikan karakter dan mengajarkan keterampilan seperti silat," ungkapnya.
Di akhir wawancara, Benyamin menekankan pentingnya meningkatkan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat, baik di permukiman padat penduduk maupun di perumahan.
Ia berharap tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 bisa lebih tinggi dari Pilkada sebelumnya yang mencapai 60%.
"Saya mengajak masyarakat untuk hadir di TPS dan berpartisipasi dalam pemilihan, demi masa depan Tangerang Selatan yang lebih baik," tutupnya.
Baca Juga: Pelatihan Pengomposan dan Pembibitan Tingkatkan Efisiensi Pemeliharaan Taman di Tangsel
Dengan visi dan program-program yang ditawarkan, Benyamin Davnie berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah dirintis, sekaligus menghadirkan solusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat Tangerang Selatan. (***)