Tangsel Perkuat Kolaborasi Lindungi Perempuan dan Anak dari Ancaman Kekerasan hingga Risiko Digital

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Ciputat, Polres Tangsel: Bukan Sekadar Penghubung, Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Literasi digital, lanjut Benyamin, perlu diperkuat tidak hanya kepada anak-anak, tetapi juga kepada orang tua agar mampu memahami aktivitas dan potensi risiko yang dihadapi anak ketika menggunakan teknologi.

Masyarakat Diminta Tidak Diam

Selain pencegahan, keberanian masyarakat untuk melaporkan dugaan kekerasan juga menjadi bagian penting dalam sistem perlindungan perempuan dan anak.

Benyamin mengimbau korban maupun masyarakat yang mengetahui adanya indikasi kekerasan untuk tidak memilih diam. Penanganan yang cepat membutuhkan informasi dan laporan yang dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Pemkot Tangsel, menurut Benyamin, terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar persoalan yang terjadi dapat ditangani secara cepat, tepat, dan menyeluruh.

Baca Juga: Wajah Baru SDN Jombang 03 Tangsel: Gedung 3 Lantai, 21 Kelas Aktif, 672 Siswa Kini Belajar Lebih Nyaman

Pendekatan tersebut mencakup aspek pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga pemenuhan kesempatan perempuan dan anak untuk berkembang.

Pemkot Tangsel Dorong Sinergi Lintas Sektor

Benyamin menegaskan keberhasilan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat diukur hanya dari banyaknya program pemerintah.

Yang lebih penting adalah terbentuknya ekosistem perlindungan yang bekerja bersama dan mampu merespons persoalan di tingkat keluarga maupun masyarakat.

Karena itu, sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat terus didorong agar upaya pencegahan serta penanganan kekerasan dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga: Bukan Sekadar Cek Kesehatan, Pemkot Tangsel Kembangkan 36 Pos Lansia untuk Wujudkan Lansia Aktif dan Mandiri

"Ketika perempuan merasa aman dan berdaya, serta anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan terlindungi, maka kita sedang membangun fondasi yang kuat bagi masa depan Kota Tangerang Selatan. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus terus kita jaga dan perkuat," pungkas Benyamin.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, perlindungan perempuan dan anak di Tangsel diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, hingga masyarakat luas.(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X