Baca Juga: Era Baru Layanan Digital, 441 Layanan Digital Kini Terintegrasi Satu Pintu
Lebih lanjut, Averrouce menyebut TangselOne berpotensi menjadi model percontohan bagi kabupaten/kota lain, khususnya di Provinsi Banten, dalam mengembangkan sistem pelayanan publik berbasis digital.
Dalam konteks yang lebih luas, pemerintah pusat juga tengah mendorong pengembangan Government AI Hub sebagai upaya konsolidasi data dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam tata kelola pemerintahan.
“Ke depan, kita ingin ada integrasi AI di pemerintahan. Data harus terkonsolidasi dengan baik sehingga pengambilan kebijakan bisa lebih cepat, tepat, dan berbasis data,” jelasnya.
Peluncuran TangselOne turut dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan, Sekretaris Daerah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga: TangselOne Resmi Meluncur, Super Apps Berbasis AI Permudah Layanan Publik
Aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi, serta menghadirkan pengalaman layanan yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat.
Dengan hadirnya TangselOne, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya dalam mendorong digitalisasi layanan publik yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi sebagai daerah inovatif dalam implementasi reformasi birokrasi berbasis teknologi.
(***)
Artikel Terkait
Pelantikan Kabag di Tanggamus Tuai Polemik, Analisis Ungkap Dugaan Celah Sistem Merit ASN
Beredar Kasus Penyiraman Air Keras di Rawa Buaya Cengkareng, Korban Tak Sempat Menghindar hingga Bikin Warga Panik
Tangsel Raih Predikat Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri, Masuk Tiga Besar Nasional
Wawancara Eksklusif: Dispar Tangsel Genjot Tangsel Festival, Klarifikasi Kewenangan Pariwisata
CFD Tangsel Naik Kelas, Dispar Siapkan Konsep Tematik dan Luncurkan Maskot Porprov