Ciputat, bidiktangsel.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kali ini, KADIN Tangsel melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Tangerang Selatan di Gedung 3 Lantai 1 Puspemkot Tangsel, Selasa (4/8/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Ketua KADIN Tangsel Marhadi, SE., MM., Kepala Disperindag Kota Tangsel M. Hardi, Sekretaris Disperindag Rizki beserta jajaran kepala bidang, Wakil Ketua Umum (WKU) Kerja Sama Antar Lembaga dan Bantuan Hukum Syafrinal Dachlan, Direktur Eksekutif KADIN Tangsel Medi Sumaedi, SH, WKU Bidang Perdagangan Mahludin, jajaran Komite Tetap (Komtap), serta Bidang Media KADIN Tangsel.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan fokus membahas kolaborasi strategis antara KADIN dan Disperindag, mulai dari digitalisasi pasar tradisional, penguatan pelaku UMKM, peningkatan daya saing industri lokal, hingga penataan kawasan perdagangan di Kota Tangerang Selatan.
Ketua KADIN Tangsel Marhadi mengatakan, audiensi tersebut merupakan tindak lanjut arahan hasil pertemuan KADIN bersama Wali Kota Tangerang Selatan agar kepengurusan KADIN menjalin sinergi dengan seluruh OPD sesuai bidang masing-masing.
"Kami juga memperkenalkan kepengurusan KADIN Tangsel periode 2025-2030 yang telah definitif. Yang paling penting, kami ingin membangun kolaborasi nyata melalui program-program yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pelaku usaha," ujar Marhadi.
Menurutnya, salah satu program prioritas yang ditawarkan KADIN adalah digitalisasi pasar tradisional melalui platform pasar digital yang menghubungkan pedagang dengan konsumen secara daring.
Ia menjelaskan, konsep tersebut tidak hanya menghadirkan etalase digital bagi pedagang pasar, tetapi juga terintegrasi dengan pembaruan harga komoditas secara berkala, dukungan jaringan internet, hingga akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
"Kami ingin pasar tradisional ikut bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Pedagang tidak hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung, tetapi juga bisa menjangkau konsumen melalui platform digital," katanya.
Marhadi menambahkan, KADIN juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perbankan untuk membuka akses pembiayaan usaha bagi pedagang dan UMKM yang telah siap naik kelas.
Baca Juga: Gerakan Bumil Sehat Tangsel Digencarkan, Pilar: Ibu Sehat Jadi Investasi Generasi Bebas Stunting
Selain digitalisasi, KADIN juga menawarkan kerja sama dalam pembinaan pelaku usaha, pelatihan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penyusunan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar kolaborasi jangka panjang dengan Disperindag.
Artikel Terkait
Wartawan Parlemen Kecam Pernyataan Deddy Sitorus soal "Sirkus", Siapkan Laporan ke MKD
Jambore Nasional XII Cibubur: Tangsel Lepas Kontingen, Hampir 1.000 Anak Meriahkan Parade Prasiaga
48 Pramuka Tangsel Lolos Seleksi Jambore Nasional XII 2026, Wali Kota Lepas Kontingen ke Cibubur
IPF DKI Jakarta Siapkan Strategi Besar Menuju PON 2028, Target Sumbang Medali Emas untuk Jakarta
Dispora Tangsel Klarifikasi Kisruh Tangsel Fun Run & Walk, Tegaskan Bukan Kegiatan Pemkot dan Penyelenggara Terancam Blacklist