Beredar Kasus Penyiraman Air Keras di Rawa Buaya Cengkareng, Korban Tak Sempat Menghindar hingga Bikin Warga Panik

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 27 April 2026 | 22:05 WIB
Menyoroti kasus penyiraman air keras yang terjadi di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. (Instagram.com/@warga.jakbar)
Menyoroti kasus penyiraman air keras yang terjadi di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. (Instagram.com/@warga.jakbar)

Bidiktangsel.com - Beredar video di media sosial yang menunjukkan insiden kasus penyiraman air keras yang terjadi di wilayah Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Terlihat dalam unggahan Instagram @warga.jakbar, pada Senin, 27 April 2026, insiden ini melibatkan 2 orang terduga pelaku yang berboncengan menaiki motor, dan 1 korban yang mengendarai sepeda listrik.

"Aksi penyiraman air keras terjadi di Rawa Buaya, Cengkareng," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Baca Juga: Detik-detik Ledakan Keras saat Kebakaran Gedung Ekspedisi di Sukmajaya Depok, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Insiden tersebut sontak menuai sorotan tajam warganet di media sosial, terlebih menyoroti ihwal motif di balik kejadian tersebut.

Lantas, bagaimana sebenarnya skandal penyiraman air keras di Cengkareng, Jakbar ini bermula? Berikut ini kronologi selengkapnya.

Pengendara Sepeda Listrik Jadi Korban

Pada kasus ini, seorang pria diduga menjadi korban penyiraman cairan air keras saat mengendarai sepeda listrik di Jalan Dharma Wanita V, kawasan Rawa Buaya, Cengkareng.

Diketahui, peristiwa yang terjadi Minggu, 26 April 2026 sore itu hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.

Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom memastikan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet Jilid 5 Resmi Diteken Prabowo, Mayoritas Orang Lama yang Ada di Kabinet Merah Putih

"Masih dalam penyelidikan," tegas Parman kepada awak media di Cengkareng, Jakbar, pada Senin, 27 April 2026.

"Kami saat ini berada di TKP dan sedang mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah saksi," tambahnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X