Ciputat - Proyek galian pipa air minum milik Perseroda PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) di Jalan Merpati Raya, Ciputat, Jumat (24/4/2026), menuai sorotan.
Pengerjaan yang dinilai mengabaikan aspek keselamatan kerja (K3) memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan.
Pemandangan di Jalan Merpati Raya pada April 2026 tampak berbeda dibandingkan proyek serupa beberapa bulan sebelumnya.
Jika pada Februari lalu aktivitas didominasi alat berat dan tumpukan material, kini pengerjaan berlangsung lebih “senyap” dengan mengandalkan tenaga manusia.
Baca Juga: Trotoar Rawamekarjaya Dicor Beton, Hak Disabilitas Tergerus
Namun, perubahan metode tersebut justru memunculkan pertanyaan serius terkait standar keselamatan kerja.
Dari pantauan di lapangan, pekerja terlihat membobok bagian bawah saluran u-ditch secara manual menggunakan godam dan alat bor. Metode ini dinilai berisiko tinggi karena dilakukan tanpa perlindungan memadai terhadap potensi runtuhan struktur maupun kecelakaan kerja lainnya.
Tidak hanya itu, aktivitas proyek juga berlangsung hingga petang bahkan malam hari dengan penerangan yang minim.
Dalam kondisi gelap, pekerja melakukan pengeboran miring secara manual untuk memasang pipa di bawah drainase yang sudah ada. Situasi tersebut memperbesar risiko kecelakaan, baik bagi pekerja maupun pengguna jalan yang melintas.
Kondisi di lokasi juga terpantau minim rambu peringatan, pembatas area kerja, serta perlengkapan keselamatan standar seperti helm proyek dan rompi reflektif.
Hal ini bertentangan dengan prinsip dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang seharusnya menjadi prioritas dalam setiap proyek konstruksi.
Sejumlah warga dan pengguna jalan mengaku resah dengan kondisi tersebut. Selain khawatir akan keselamatan pekerja, mereka juga menilai proyek berpotensi membahayakan masyarakat sekitar.
“Kalau siang saja sudah kelihatan berbahaya, apalagi malam. Gelap, tidak ada lampu cukup, pekerja tetap ngebor. Takutnya ada yang tertimpa atau kena alat,” ujar Rahmat (42), warga sekitar.
Artikel Terkait
Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Penembokan Rumah di Pondok Aren Viral, Kuasa Hukum Tegaskan Ini Sengketa Wanprestasi
Viral Penemuan Bayi di Permukiman Sukoharjo, Ada Sepucuk Surat untuk Pemilik Rumah yang Diduga Belum Miliki Anak
Bocah 2 Tahun Bikin Panik Warga Lombok usai Ditemukan Tengkurap di Atap Rumah, sang Ibu: Dia Naik Lewat Kandang Ayam
Beredar Kemunculan Pasukan Bertopeng Dekati Vessel 'MSC' di Selat Hormuz, Naiki Lambung Kapal Pakai Tangga