Baca Juga: PITS Tangsel: Ubah Status Jadi Perseroda Air Minum, Sertifikat Saja Belum Punya”
“Kalau pengguna pajak boros, salah urus, atau bahkan dikorupsi, maka uang pajak tidak memberi manfaat bagi rakyat. Apalagi kalau pengawasannya tumpul, sistem keuangan bisa dikorupsi secara berjamaah,” ucapnya.
Lebih jauh, Uten menegaskan bahwa isu pemborosan anggaran ini sudah berulang kali diingatkan kepada Pemkot Tangsel, namun tak digubris.
“Sekarang sudah mulai meledak. Semua orang, bahkan di luar Tangsel, mulai bicara keras soal ini. Tak ada lagi tempat untuk bersembunyi. Pemkot harus bertindak jujur dan terbuka dalam mengelola uang rakyat,” tandasnya.
Baca Juga: Gelombang Protes Gen Z Menggema dari Nepal hingga Peru, Medsos Jadi Senjata Utama
Isu penggunaan anggaran fantastis Pemkot Tangsel ini memicu diskusi hangat di kalangan masyarakat.
Sejumlah pihak menilai transparansi dan evaluasi menyeluruh perlu segera dilakukan, agar uang pajak benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga.
Sebagai solusi, ia menyarankan Pemkot Tangsel mengambil langkah konkret, di antaranya:
Baca Juga: MBG yang Bagus dalam Perencanaan, Namun Amburadul dalam Pelaksanaan
- Mengubah mindset seluruh SKPD agar fokus melayani warga, bukan sekadar menguasai APBD.
- Merevisi seluruh RAB APBD 2026 dengan memangkas anggaran boros dan tunjangan dewan yang tidak perlu.
- Mengevaluasi kinerja SKPD tanpa pandang bulu, bahkan mengganti atau memberhentikan pejabat tidak efektif.
- Memperkuat pengawasan distribusi dana APBD dengan auditor independen.
- Menyaring ulang rekanan yang tidak berkualitas dan rawan menimbulkan kebocoran anggaran.
“Tak ada lagi tempat untuk bersembunyi. Pemkot harus jujur dan terbuka dalam mengelola uang rakyat agar nyaman dan aman ke depan,” pungkas Uten.
(***)
Artikel Terkait
Menilik Rencana Pidato Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB
Rencana Safari Penyerapan Anggaran, Menkeu Purbaya: dari Tim Khusus Monitoring hingga Dukungan Istana
Mengulik Kata Menkeu Purbaya yang Sebut Rencana Kurangi Tarif Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Harga
Perseroda Tangsel Diduga Jadi “Lumbung Politik”, Pengamat: Ratusan Miliar Digelontorkan, Hasilnya Nol
Menteri PKP Kena Sentil P3S: Rumah Subsidi Bukan Hadiah untuk Dibagi Gratis