Serpong, bidiktangsel.com – Polemik terkait penggunaan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan kembali mencuat di ruang publik.
Dalam diskusi daring Group Tangsel Club (TC), Rabu (24/9/2025), budayawan Uten Sutendi menyoroti sejumlah pos anggaran yang dinilai janggal dan terkesan boros.
Uten mempertanyakan transparansi serta efektivitas penggunaan dana publik yang jumlahnya mencapai ratusan miliar rupiah.
Ia menilai, penjelasan Wali Kota Tangsel hingga kini belum menjawab persoalan mendasar soal logika penyusunan anggaran.
“Bagaimana mungkin anggaran makan RSUD bisa sampai Rp66 miliar? Perjalanan dinas dan promosi wisata mencapai Rp117 miliar, itu perjalanan macam apa sampai semahal itu? Apakah biaya hotel dan pesawat keliling Nusantara memang masih relevan?” ujar Uten dalam dialog tersebut.
Menurutnya, program perjalanan dinas dan promosi wisata Tangsel tidak menunjukkan hasil yang signifikan.
Bahkan, ia menilai Dinas Pariwisata tidak memiliki obyek wisata unggulan yang bisa dijadikan magnet promosi.
“Promosi wisata seperti apa toh hasilnya juga tidak ada. Obyek wisata yang ada dan dibangun puluhan miliar saja malah hancur berantakan. Kalau begitu, untuk apa menghabiskan anggaran sebesar itu? Ganti saja kepala dinasnya,” tegas Uten.
Ia juga menyinggung anggaran pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) yang seringkali hanya berujung pada seremoni tanpa dampak nyata.
Uten menekankan, seharusnya anggaran besar dialihkan untuk pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Selain itu, ia menyoroti lemahnya fungsi pengawasan anggaran oleh legislatif maupun lembaga auditor negara.
Artikel Terkait
Menilik Rencana Pidato Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB
Rencana Safari Penyerapan Anggaran, Menkeu Purbaya: dari Tim Khusus Monitoring hingga Dukungan Istana
Mengulik Kata Menkeu Purbaya yang Sebut Rencana Kurangi Tarif Subsidi Listrik Tanpa Naikkan Harga
Perseroda Tangsel Diduga Jadi “Lumbung Politik”, Pengamat: Ratusan Miliar Digelontorkan, Hasilnya Nol
Menteri PKP Kena Sentil P3S: Rumah Subsidi Bukan Hadiah untuk Dibagi Gratis