Sampah Tangsel Ditolak di Mana-Mana, Omon-omon Menteri LH, TPA Cipeucang Tetap Buka Sampai Sekarang

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 20 September 2025 | 18:10 WIB
Kegagalan ini semakin nyata jika melihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Kegagalan ini semakin nyata jika melihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Baca Juga: Pengelolaan persediaan Bahan Bakar Minyak Shell dalam Perspektif Akuntansi yang Berimbas Pada Ekonomi Masyarakat

Kabupaten Tangerang dan Serang menolak kerja sama lantaran penolakan keras dari masyarakat setempat.

Pandeglang menjadi contoh terbaru. Meski Pemkot Tangsel dan Pemkab Pandeglang sempat meneken perjanjian kerja sama (PKS) untuk membuang sampah ke Desa Bongkonol, rencana itu akhirnya batal setelah warga menolak dengan alasan kekhawatiran pencemaran lingkungan.

Fakta ini menegaskan bahwa sampah Tangsel benar-benar ditolak di mana-mana.

Jalan Buntu

Hingga kini, Pemkot Tangsel tetap menggantungkan solusi pada TPA Cipeucang yang sudah lama dikategorikan tak layak. 

Teknologi RDF yang digadang-gadang bisa mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif pun belum berjalan optimal.

“Cipeucang ibarat bom waktu. Kalau dibiarkan, tinggal tunggu longsor berikutnya. Dan itu bukan hanya mencemari sungai, tapi juga merusak kesehatan ribuan warga sekitar,” ujar seorang pemerhati lingkungan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Baca Juga: Garuda Indonesia Klarifikasi Insiden RTB Penerbangan GA-313 Surabaya–Jakarta, Tekankan Komitmen Keselamatan

Hanya Retorika

Kisah panjang TPA Cipeucang menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah dalam menangani krisis sampah perkotaan. 

Janji penutupan TPA, pembangunan fasilitas modern, serta kerja sama lintas daerah terbukti sebatas retorika politik tanpa realisasi nyata.

Kini, warga Tangsel hanya bisa menagih janji lama: kapan Cipeucang benar-benar ditutup dan diganti dengan solusi yang berkelanjutan?

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X