Kuasa Hukum Yayasan Shekinah Glory Klarifikasi Polemik Gedung Serbaguna

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 18 September 2025 | 10:00 WIB
Gedung Serbaguna yang sedang dibangun diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat
Gedung Serbaguna yang sedang dibangun diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat

Tangerang Selatan – Yayasan Shekinah Glory melalui kuasa hukumnya, Persia Misuari, SH. memberikan klarifikasi resmi terkait polemik pembangunan Gedung Serbaguna yang sempat memicu perbincangan publik. 

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan sejumlah isu yang berkembang di masyarakat.

Persia Misuari menegaskan bahwa Gedung Serbaguna yang sedang dibangun diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. 

Baca Juga: Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI Tinjau Terminal Pondok Cabe

"Kami memohon doa restu karena pembangunan gedung ini ditujukan untuk kepentingan umum, bisa dipakai untuk pernikahan, acara khitanan, atau kegiatan lainnya. Siapapun boleh menyewa," ujar Persia dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hingga saat ini gedung tersebut belum pernah digunakan untuk kegiatan apapun, termasuk ibadah, karena masih dalam status penyegelan dan belum rampung.

Terkait adanya tulisan yang sempat menempel di lantai dua gedung dan menimbulkan stigma berbeda di masyarakat, Persia mengakui itu merupakan kelalaian internal tim kreatif yayasan.

Baca Juga: Komisi VIII DPR RI Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Tangsel

"Tulisan tersebut sudah dicopot, dan pihak yang bertanggung jawab sudah diberhentikan. Kami pastikan kembali bahwa ini adalah Gedung Serbaguna, bukan rumah ibadah," tegasnya.

Selain itu, Persia juga mengklarifikasi kesalahan teknis terkait penamaan di aplikasi peta digital yang sempat menuliskan lokasi sebagai gereja. 

"Itu murni kesalahan IT, dan orang yang bersangkutan sudah diberhentikan. Kami memohon maaf sebesar-besarnya karena hal ini memicu polemik di masyarakat," imbuhnya.

Baca Juga: Mesin Bermasalah, Penerbangan Garuda GA313 Rute Surabaya–Jakarta Return to Base ke Juanda

Dalam kesempatan yang sama, pihak yayasan menegaskan kembali bahwa tidak ada kegiatan keagamaan yang pernah dilakukan di lokasi tersebut. 

Semua kegiatan pembangunan bahkan sempat dihentikan sementara karena adanya revisi teknis pada desain gedung, seperti sanitasi udara, jendela, pintu, hingga sistem air bersih dan air kotor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X