Dugaan Skandal Proyek Ciater Miliaran, Pengamat : DPRD Tangsel Jangan Buat Marah Rakyat

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 19 September 2025 | 20:48 WIB
Dari proses tender hingga pelaksanaan di lapangan, sederet pelanggaran terindikasi dilakukan untuk meloloskan kontraktor tertentu.
Dari proses tender hingga pelaksanaan di lapangan, sederet pelanggaran terindikasi dilakukan untuk meloloskan kontraktor tertentu.

Baca Juga: Korupsi Berulang di BUMD Kabupaten Serang, BCW dan Pengamat Desak Evaluasi Total

Seruan Transparansi dan Penindakan Hukum

Temuan pelanggaran administrasi, dugaan penggunaan perusahaan bayangan, serta kualitas proyek yang buruk membuat kasus ini semakin sensitif secara politik. 

Publik menyoroti keterkaitannya dengan pejabat legislatif Tangsel.

Direktur KPN sekaligus pengamat politik UNIS, Adib Miftahul, menyatakan kasus ini mencerminkan mafia anggaran di daerah.

“Kalau benar ada rekayasa tender dan penyalahgunaan kewenangan, ini bukan sekadar proyek, melainkan potret nyata mafia anggaran di daerah. Situasi sekarang publik itu cerdas, mudah melihat dugaan penyimpangan. Ini yang membuat rakyat marah pada DPRD Tangsel,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua RW Pertanyakan Perapihan Pasca Galian, PGN Pastikan Pemasangan Gas Aman dan Terkoordinasi

Hingga kini, Kabid Pedestrian DSDABMBK, Sabrina, tidak merespons konfirmasi wartawan meski telah dihubungi melalui telepon dan pesan singkat. 

Sementara itu, nomor kontak Ketua DPRD Tangsel yang biasa digunakan juga tidak aktif.

Masyarakat pun menunggu, apakah dugaan skandal proyek pedestrian Ciater Rp7,1 miliar ini benar-benar akan diusut tuntas oleh aparat penegak hukum, termasuk KPK, atau hanya akan menjadi catatan gelap lain dalam sejarah pembangunan Kota Tangerang Selatan.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X