Proyek Long Storage Pondok Pucung 2: Pengecoran Diduga Abaikan Standar Teknis, Warga Khawatir Jadi Temuan BPK

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:26 WIB
Investigasi Bidik Tangsel di lokasi menemukan indikasi pekerjaan dilakukan di atas permukaan yang masih tergenang air
Investigasi Bidik Tangsel di lokasi menemukan indikasi pekerjaan dilakukan di atas permukaan yang masih tergenang air

Baca Juga: BPK RI Ungkap Dugaan Kerugian Ratusan Miliar di Pemkab Tangerang, APH Dinilai “Diam Seribu Bahasa”

Pengawas Proyek: Sudah Diberi Arahan

Mario, Supervisi Pengawas SDABMBK Kota Tangsel, mengklaim pihaknya sudah memberikan instruksi kepada pekerja agar mengikuti standar.

“Kontraktor masih punya waktu. Tapi sudah kami ingatkan,” katanya.

Namun, pihak pelaksana proyek, CV Sumur Ranje, yang diwakili Tb. Rais, hingga kini belum bisa dimintai keterangan meski dihubungi berulang kali.

Baca Juga: P3S Soroti Maruarar Sirait: Menteri Perumahan Jangan Ambil Peran Komisioner BP Tapera

Potensi Masalah Teknis

Berdasarkan pengamatan lapangan dan wawancara, potensi masalah yang dapat terjadi jika pengerjaan tidak mengikuti standar:

  • Korosi Tulangan Besi — Air yang menggenang sebelum pengecoran dapat mempercepat karat pada besi, melemahkan struktur.
  • Retak dan Penurunan Kekuatan Beton — Air berlebih dapat mengubah rasio campuran beton, menurunkan mutu dan daya tahannya.
  • Kualitas Fondasi Menurun — Lumpur yang tidak dibersihkan bisa menjadi lapisan lemah yang memisahkan beton dan tanah.
  • Umur Proyek Memendek — Konstruksi berpotensi mengalami kerusakan dini, menambah biaya perbaikan di masa depan.
  • Risiko Temuan BPK — Jika ditemukan tidak sesuai spesifikasi kontrak, dapat menjadi temuan pemeriksaan dan merugikan negara.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X