Proyek Long Storage Pondok Pucung 2: Pengecoran Diduga Abaikan Standar Teknis, Warga Khawatir Jadi Temuan BPK

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:26 WIB
Investigasi Bidik Tangsel di lokasi menemukan indikasi pekerjaan dilakukan di atas permukaan yang masih tergenang air
Investigasi Bidik Tangsel di lokasi menemukan indikasi pekerjaan dilakukan di atas permukaan yang masih tergenang air

Pondok Aren, Tangsel — Pembangunan long storage di Perumahan Pondok Pucung 2, Kecamatan Pondok Aren, yang digadang-gadang sebagai solusi banjir, kini berada di bawah sorotan warga. 

Pengecoran yang dilakukan pada Rabu (13/8/2025) dipertanyakan karena dinilai tidak memperhatikan kondisi cuaca, prosedur teknis, dan standar keselamatan konstruksi.

Baca Juga: Puluhan Atlet Tenis Meja Perempuan Adu Skill, Pemkot Tangsel Janji Dukung Penuh Ajang PTMP

Investigasi Bidik Tangsel di lokasi menemukan indikasi pekerjaan dilakukan di atas permukaan yang masih tergenang air, tanpa pembersihan dan pengganjalan tulangan besi sebagaimana prosedur konstruksi aman.

Suara Warga: “Lebih Baik Tunda daripada Rugikan Negara”

Mantan perwira polisi, Kombes (Pur) H. Jaswardana, menegaskan bahwa pengerjaan harus mengikuti perencanaan dan tidak dipaksakan demi mengejar target.

“Kalau hujan, tunda dulu. Jangan dipaksakan. Ini bisa jadi temuan BPK. Faktor alam bisa dijadikan alasan resmi untuk menunda pekerjaan sesuai kontrak,” tegasnya.

Baca Juga: Semarak Kemerdekaan RI ke-80 di Tangsel, Warga Taman Giri Loka Gelar Fun Walk & Bazar UMKM Meriah Hadirkan Wali Kota

Pensiunan Kementerian PU: Risiko Korosi Besi Sangat Tinggi

Seorang pensiunan Kementerian PU yang juga  Tim Pengawas Satgas Banjir, Jhon Alison yang rumahnya terdampak proyek ini menjelaskan risiko teknis jika pengecoran dilakukan tanpa mengangkat lumpur dan mengeringkan area tulangan.

“Besi yang kena air akan korosi, kekuatannya berkurang. Beton bisa retak lebih cepat. Harusnya dibersihkan, diberi ganjal, dan dibungkus beton atas-bawah,” paparnya.

Ia juga mengkritik mutu beton yang digunakan, mempertanyakan kesesuaian dengan spesifikasi K-350 yang disebut pekerja di lapangan.

Baca Juga: Gaji PPPK 2024 di Pandeglang Cair Lewat Bank Banten, Bupati Janji Perluas Manfaat untuk Masyarakat

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X