“Kami bangun 9 tandon air, long storage, perbaikan saluran drainase. Sekarang genangan sudah bisa diminimalkan secara signifikan,” ujar Pilar.
Menurutnya, titik-titik rawan yang telah tertangani menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur yang terarah dan berbasis kebutuhan lapangan mampu mengubah kondisi ekstrem menjadi terkendali.
Tantangan Baru: Bangunan Fasilitas Publik di Zona Rawan
Namun belum semua titik bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Salah satunya adalah Puskesmas Rawa Buntu, yang lokasinya berada lebih rendah dari badan jalan sehingga mudah tergenang.
Baca Juga: Memerangi Hoaks di Era Digital: Wali Kota Tangsel Ajak ASN dan Masyarakat Aktif Verifikasi Informasi
Relokasi bangunan menjadi opsi yang dipertimbangkan, meskipun tidak mudah karena keterbatasan lahan.
Untuk itu, Pilar menyebut akan fokus pada solusi teknis jangka menengah, sembari menyusun perencanaan anggaran permanen di APBD 2026 jika belum memungkinkan tahun ini.
Kolaborasi Antarwilayah: Kunci Sukses Penanganan Banjir di Perkotaan
Salah satu tantangan utama dalam penanganan banjir di Tangsel adalah posisi geografisnya yang saling terkoneksi dengan daerah tetangga.
Pilar mengungkapkan pentingnya koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Pemprov Banten, Kota Tangerang, dan Kementerian PUPR.
“Kita harus pastikan aliran air tidak terhambat atau menyempit di wilayah lain, karena ini akan berdampak ke Tangsel juga. Sungai harus mengalir dengan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.
Peran Masyarakat: Pilar Penting dalam Pencegahan Banjir Berulang
Meski pemerintah telah melakukan berbagai upaya teknis dan pembangunan fisik, Pilar tak lupa menekankan pentingnya partisipasi masyarakat.
Artikel Terkait
Tangsel Siaga 24 Jam: Garda Terdepan Penanggulangan Banjir di Tengah Hujan Deras
Desa Sindanglaya Jadi Proyek Percontohan Program Radenmas 2045: Menata Desa Menuju Indonesia Emas
Tangsel Teken Pakta Integritas SPMB 2025: Akhiri Praktik Titip Siswa dan Pastikan Pemerataan Akses Pendidikan
Tangsel Open Taekwondo Championship 2025: Panggung Pembentukan Karakter dan Lahirnya Atlet Berprestasi
WTP Tak Selalu Berarti Sejahtera: Saat Predikat Administratif Tak Berbanding Lurus dengan Realita Publik