Baca Juga: BMM Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Rentan Lewat Distribusi Qurban
Saat ini, SDN Sukamaju menampung sekitar 125 siswa.
“Ketika musim hujan, genteng atau bagian atap lainnya bisa jatuh. Ini sangat mengkhawatirkan keselamatan siswa. Kami berharap kehadiran Ibu Bupati bisa segera ditindaklanjuti dalam bentuk pembangunan fisik,” ujar Samuti.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Zakiyah juga menyarankan relokasi sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) ke sekolah terdekat.
Hal itu untuk memastikan siswa tetap mendapat hak pendidikan yang aman dan layak sembari menunggu proses perbaikan.
Baca Juga: Memo Titipan Siswa di SPMB 2025, Wakil Ketua DPRD Banten Klarifikasi dan Akui Kesalahan
“Saya sudah sampaikan ke Pak Samuti, demi keamanan dan kenyamanan anak-anak, alangkah baiknya kegiatan belajar mengajar dipindahkan sementara ke SDN terdekat. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak belajar dalam kondisi bangunan yang mengancam keselamatan,” imbuhnya.
Rencana Pembangunan: Prioritas untuk Tahun Anggaran 2026
Revitalisasi total menjadi solusi yang diusulkan, bukan sekadar rehab parsial.
Menurut penjelasan Plh Kadindikbud Eeng Kosasih, bangunan sekolah yang sudah berusia hampir lima dekade ini tidak cukup hanya dengan perbaikan minor.
Baca Juga: Tawarkan Perumahan Dengan View Gunung Pancar, Sentul City Sasar Pasar Tangsel
Ratu Zakiyah pun menyepakati bahwa pendekatan pembangunan menyeluruh menjadi jalan terbaik.
“Bukan hanya satu atau dua ruang kelas. Kalau direhab, itu harus total agar sesuai kebutuhan dan standar bangunan pendidikan saat ini,” jelas Ratu Zakiyah, menegaskan komitmen pembangunan jangka panjang.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Serang terhadap Akses Pendidikan Layak
Kunjungan Bupati Serang ke SDN Sukamaju menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Serang serius dalam meningkatkan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah yang belum tersentuh revitalisasi bangunan.