Usai pertemuan, rombongan yang terdiri dari Gubernur Banten, Menteri P2MI, Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan peninjauan langsung ke gedung-gedung workshop pelatihan dan asrama peserta.
Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem pelatihan yang memadai, inklusif, dan terintegrasi.
BLK UPTD Latker Disnakertrans Provinsi Banten diharapkan dapat menjadi model percontohan pelatihan vokasi di tingkat nasional.
Sinergi antara Pemprov Banten dan BP2MI diharapkan dapat mempercepat proses sertifikasi kompetensi, yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam penempatan kerja tenaga migran.
Dengan sistem pelatihan yang terstandar dan dokumen yang lengkap, tenaga kerja asal Banten memiliki peluang lebih besar untuk terserap di pasar kerja luar negeri yang kompetitif. (***)